BelitongToday, Sijuk – Setiap tanggal 3 Desember, dunia memperingati Hari Disabilitas Internasional (HDI) sebagai momentum untuk meningkatkan kesadaran terhadap hak-hak dan potensi penyandang disabilitas.
Tahun ini, Ikatan Keluarga Penyandang Disabilitas Belitung (IKPDB) menggelar perayaan dengan tema “Tantangan dan Peluang bagi Disabilitas” yang berlangsung Sabtu, 14 Desember 2024, di Pendopo Wisata Tanjung Kelayang, Belitung.
Salah satu sorotan utama adalah peluncuran situs web resmi IKPDB yang menyediakan halaman khusus lowongan kerja bagi penyandang disabilitas. Platform ini diharapkan menjadi jembatan antara pencari kerja disabilitas dengan perusahaan yang berkomitmen untuk menciptakan lingkungan kerja inklusif.
Tak hanya itu, acara ini juga menghadirkan penampilan dari para penyandang disabilitas yang telah terlatih dalam berbagai keterampilan kerja.
Mereka akan memamerkan keahlian yang selama ini mungkin jarang terlihat, menunjukkan bahwa keterbatasan fisik bukanlah halangan untuk berprestasi.
Selain penampilan inspiratif, sesi diskusi panel bertema “Tantangan dan Peluang Kerja bagi Disabilitas” akan menjadi highlight. Diskusi ini menghadirkan para ahli, aktivis, dan pelaku bisnis untuk membahas langkah konkret dalam mengatasi hambatan sekaligus memanfaatkan peluang kerja bagi penyandang disabilitas.
Ketua IKPDB, Ratna Dewi, menyatakan bahwa perayaan ini bukan sekadar acara seremonial.
“Kami ingin mengubah paradigma masyarakat tentang disabilitas, dari yang semula melihat keterbatasan menjadi melihat potensi. Dunia kerja adalah salah satu sektor penting yang perlu mengadopsi inklusivitas secara serius,” ujarnya, Sabtu 14 Desember 2024.
Dengan kegiatan ini, IKPDB berharap dapat menginspirasi lebih banyak pihak untuk turut serta dalam menciptakan dunia yang lebih inklusif, di mana setiap individu, tanpa terkecuali, memiliki kesempatan yang sama untuk berkontribusi dan berkembang.
Menurut data terbaru, tingkat partisipasi kerja penyandang disabilitas masih jauh di bawah rata-rata. Hambatan fisik, stigma, dan kurangnya aksesibilitas menjadi beberapa faktor yang sering menghalangi mereka. Inisiatif seperti yang dilakukan IKPDB ini menjadi sangat relevan dalam upaya mengatasi tantangan tersebut.
Dengan pendekatan yang mengedepankan solusi dan kolaborasi, acara perayaan HDI di Belitung ini menjadi contoh bagaimana komunitas lokal dapat berperan aktif dalam memperjuangkan hak-hak disabilitas sekaligus mempromosikan pemberdayaan.
Bagi Anda yang ingin mendukung atau turut berpartisipasi, jangan lewatkan kesempatan untuk hadir di Pendopo Wisata Tanjung Kelayang. Selain mendapatkan wawasan baru, Anda juga berkesempatan menyaksikan langsung semangat juang para penyandang disabilitas yang luar biasa. Bersama, kita bisa menciptakan dunia yang lebih inklusif dan ramah bagi semua.
Diskusi panel ini menghadirkan Bapak Nurman Sunanda, Kepala Bappeda Kabupaten Belitung, Riza Damayanto dari perusahaan Belitung Techno Sejahtera (BTS), dan Mustapa, Ketua Tim Pelaksana GESIT Belitung, yang mewakili organisasi disabilitas. (Nazriel)







