Home / Belitong Environment

Sabtu, 8 Februari 2025 - 20:10 WIB

Pj Gubernur Babel bersama Dirut PT Timah Tbk Panen Raya Bawang Merah di Danau Nujau Beltim

Suasana kegiatan panen bawang merah bersama antara Pj Gubernur Provinsi Kepulauan Bangka Belitung dan Direktur PT. Timah di Danau Nujau Belitung Timur.

Suasana kegiatan panen bawang merah bersama antara Pj Gubernur Provinsi Kepulauan Bangka Belitung dan Direktur PT. Timah di Danau Nujau Belitung Timur.

BelitongToday, Tanjungpandan – Penjabat Gubernur Kepulauan Bangka Belitung (Bebel), Sugito melakukan panen Bawang Merah bersama Direktur Utama PT Timah Tbk Ahmad Dani Virsal, Bupati Belitung Timur Burhanudin dan Wakil Bupati Beltim Khairil Anwar serta unsur Forkopimda di Danau Nujau, Kecamatan Gantung, Sabtu 8 Februari 2025.

Panen raya bawang merah sekaligus panen cabai keriting, pokcay, padi dan pemancingan ikan ini merupakan program CSR PT Timah Tbk di Kelompok Tani Bina Tani Dusun Gangse Danau Nujau sehingga mendapat apresiasi berbagai pihak.

Pj Gubernur Babel Sugito mengatakan komoditi bawang merah merupakan salah satu komoditas yang mempunyai nilai ekonomi tinggi dan bisa sebagai sumber pendapatan daerah.

“Saya bersyukur bisa menyaksikan upaya masyarakat Beltim panen bawang merah, cabai keriting, pokcay, padi dan pemancingan ikan sebagai upaya mengoptimalkan potensi ketahanan pangan,” ujar Pj Gubernur Babel Sugito.

Baca Juga  PGSI Belitung Terus Matangkan Persiapan Kejurda Gulat Babel

Sugito menjelaskan harga komoditi bawang merah di Bangka Belitung ini selalu fluktuatif dan masih tergantung dari harga daerah luar Babel seperti Brebes dan Bima.

Berdasarkan data sementara, proyeksi Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan Provinsi Kepulauan Babel tahun 2024 perkiraan total kebutuhan bawang merah di Babel mencapai 5.367,62 ton.

Sedangkan perkiraan produksi mencapai 120.68 ton yang berarti hanya menutup 2,25 persen dari total kebutuhan bawang merah Babel.

“Dengan pemberian program pengembangan bawang merah melalui kelompok tani bantu usaha ini, kami sangat berharap ini menjadi pemicu munculnya petani-petani bawang merah yang mampu mencukupi kebutuhan bawang merah di Babel,” jelas Sugito.

Disisi lain, Direktur Utama PT Timah TBK Ahmad Dani Virsal mengapresiasi program CSR ini berjalan lancar dan dilaksanakan dalam rangka mendukung salah satu program Asta Cita Presiden Prabowo-Gibran.

Baca Juga  Damai Nyepi dari Dusun Balitung Pelepak Putih

“Alhamdulillah program ini berjalan lancar. Program ini dilaksanakan untuk meningkatkan lapangan pekerjaan, mendorong kewirausahaan, mengembangkan industri kreatif selain mendukung hilirisasi untk meningkatkan nilai tambah,” kata Ahmad Dani Virsal.

Ia juga mengatakan kegiatan panen raya ini merupakan bentuk komitmen PT Timah untuk mendorong kemandirian masyarakat.

“Program melalui kelompok petani bukan hanya diberikan bantuan permodalan saja, namun diberikan juga pelatihan langsung dari tenaga ahli di bidang pertanian yang berasal dari Brebes yang datang ke Gantung,” katanya.

Dalam kesempatan itu, Bupati Beltim Burhanudin menyampaikan apresiasi yang setinggi-tingginya kepada PT Timah Tbk yang telah berperan aktif dalam mendukung program pemberdayaan petani melalui kemitraan dengan Kelompok Tani Bina Tani Danau Nujau Beltim. (Angga/Rel)

Share :

Baca Juga

Belitong Environment

Jumat Bersih Belitung ‘Keroyok’ Sampah di Aliran Sungai Siburik

Belitong Environment

‎Personel Satuan Samapta Polres Belitung Padamkan Karhutla

Belitong Environment

Wujudkan Kelestarian Lingkungan, Kapolda Babel Tanam Mangrove
Sumber Air Baku

Belitong Environment

Kolam Sumber Air Baku Rusak Dihajar Aktivitas Tambang, Sanem: Pengrusakan Ini Tidak Bisa Ditoleransi

Belitong Environment

‎Masuk ke Lokasi Pemandian Warga, Buaya Sepanjang 3,3 Meter Berhasil Dievakuasi

Belitong Environment

Gelombang Tinggi dan Angin Kencang, Banjir Rob Rendam Sejumlah Wilayah di Tanjungpandan

Belitong Environment

‎Idul Adha 1447 H Ramah Lingkungan: DLH Belitung Imbau Warga Hindari Kantong Plastik
Kota

Belitong Environment

Baru Dua Kota di Belitung Timur Miliki RDTR, Padahal Penting untuk Penataan Kota