Home / Belitong Humanities

Rabu, 15 Oktober 2025 - 12:18 WIB

‎Janji Bekerja Menambang Timah Tidak Kunjung Datang, Pria Ini Pilih Jadi Manusia Silver di Lampu Merah Pangkallalang

Satpol PP Belitung menertibkan keberadaan seorang manusia silver di kawasan traffic light Pangkallalang, Selasa 14 Oktober 2024 (BelitongToday/IST-Satpol PP Belitung)

Satpol PP Belitung menertibkan keberadaan seorang manusia silver di kawasan traffic light Pangkallalang, Selasa 14 Oktober 2024 (BelitongToday/IST-Satpol PP Belitung)

BelitongToday, Tanjungpandan – MI seorang pria asal kampung Bojong Jambu, Desa Jati, Kecamatan Saguling, Provinsi Jawa Barat diamankan oleh Satpol PP Belitung karena menjadi manusia silver di traffic light Pangkallalang, Tanjungpandan, Selasa 14 Oktober 2025 kemarin.

‎Ia nekat menjadi manusia silver karena janji pekerjaan dari seorang rekannya untuk menambang bijih timah di wilayah Belitung Timur tidak terealisasi.

Demi bertahan hidup karena jauh dari kampung halaman, MI memilih untuk melumuri tubuhnya dengan cairan berwarna silver dan berdiri di lampu merah Pangkallalang menarik perhatian pengendara yang melintas.

Baca Juga  Tingkatkan Keahlian Pekerja, DPUPR Belitung Gelar TMT

Sontak keberadaannya tersebut diamankan oleh Satpol PP Belitung karena melanggar Perda Kabupaten Belitung Nomor 4 Tahun 2024 tentang Ketertiban Umum, Ketenteraman Masyarakat serta Perlindungan Masyarakat.

‎”Tim berhasil mengamankan seseorang yang melumuri tubuhnya dengan cairan berwarna silver atau sering disebut manusia silver di kawasan lampu merah Pangkallalang,” ungkap Kepala Seksi Penertiban, Operasional dan Pengendalian Satpol PP Belitung, Rully Hidayat, Selasa 14 Oktober 2025.

Rully menjelaskan, dari keterangannya, MI awalnya dijanjikan oleh salah seorang temannya untuk bekerja menambang bijih timah di wilayah Belitung Timur.

Baca Juga  Sahani Saleh Tetap Dukung MZ Hendra Caya dan Sylpana, Ini Klarifikasinya Soal Video Bersama Djoni di Kebun Cabai

Namun setelah menunggu cukup lama pekerjaan yang dijanjikan tersebut tidak kunjung datang.

‎”Akhirnya yang bersangkutan merasa sudah tidak betah berada di Belitung, sedangkan ongkos biaya hidup sudah habis maka dia memilih menjadi “manusia silver” di jalanan,” bebernya.

‎Saat ini manusia silver tersebut telah diserahterimakan kepada pihak Dinas Sosial Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (DSPPA) Kabupaten Belitung.

“Kami serahkan ke DSPPA Belitung dan sementara dititipkan di rumah singgah milik DSPPA Belitung,” paparnya. (Nazriel)

Share :

Baca Juga

Khitanan Massal Bakti Timah

Belitong Humanities

85 Anak Ikuti Khitanan Massal Bulan Bakti PT Timah di Belitung Timur
Kebakaran belitung

Belitong Humanities

BPBD Belitung Catat 20 Kasus Kebakaran Sepanjang Juli 2023, Imbau Masyarakat Waspada Potensi Karhutla

Belitong Humanities

Peringati Hari Disabilitas Internasional 2022, SLB Negeri Tanjungpandan Pamerkan Produk Karya Siswa

Belitong Humanities

Pererat Tali Silaturahmi, Abpednas Belitung Gelar Halal Bihalal dan Silaturahmi di Kolong Keramik

Belitong Humanities

Djoni Alamsyah Dorong PKK Tidak Jadi Organisasi Seremonial, Harus Berdampak Nyata!
Aksi pembakaran terhadap kitab suci umat Islam

Belitong Humanities

MER-C Mengecam Keras Aksi Pembakaran Al Qur’an oleh Paludan di Swedia

Belitong Humanities

‎Ahmad Fikri Maulidi terpilih sebagai Ketua GP Ansor Belitung 2025-2029
Film Laskar Pelangi

Belitong Humanities

Masih Ingat Film Laskar Pelangi? Ini Nasib Pemerannya Sekarang