Home / Belitong Humanities

Rabu, 12 November 2025 - 19:41 WIB

Prihatin dengan Kondisi Kepemimpinan Bangka Belitung, Koruban Gelar Diskusi Terbatas

Komite Reformasi untuk Belitung Masa Depan menggelar diskusi terbatas soal kepemimpinan Provinsi Kepulauan Bangka Belitung di hotel Pondok Impian, Rabu 12 November 2025.

Komite Reformasi untuk Belitung Masa Depan menggelar diskusi terbatas soal kepemimpinan Provinsi Kepulauan Bangka Belitung di hotel Pondok Impian, Rabu 12 November 2025.

BelitongToday, Tanjungpandan – Komite Reformasi untuk Belitung Masa Depan (Koruban) menggelar kegiatan diskusi terkait kepemimpinan Gubernur Provinsi Kepulauan Bangka Belitung, Hidayat Arsani dan Wakil Gubernur Provinsi Kepulauan Bangka Belitung, Hellyana di hotel Pondok Impian, Rabu 12 November 2025.

‎Ketua Koruban Soehadi Hasan di Tanjungpandan, Rabu mengatakan diskusi ini mengangkat tema “Masalah Kepemimpinan, Pariwisata, dan Kelestarian Alam di Bangka Belitung”.

“Tema tersebut kami angkat karena permasalahannya cukup jelas dan sudah serius,” ujarnya.

‎Menurut dia, selain itu, pemilihan tema diskusi ini juga cukup beralasan karena permasalahannya masih cukup aktual, seperti permasalahan kepemimpinan Gubernur Provinsi Kepulauan Bangka Belitung dan Wakil Gubernur Provinsi Kepulauan Bangka Belitung yang sudah tidak bisa ditutup tutupi lagi.

Baca Juga  Tanjungpandan Mengalami Deflasi 0,73 Persen di Mei 2025, Ini Penyumbangnya!

“Karena masalah ini sudah terang benderang, berkembang di media sosial dan dunia maya, hubungan antara gubernur dan wakil gubernur sudah tidak harmonis,” katanya.

Soehadi Hasan menyebutkan, tentunya permasalahan ini akan berdampak buruk bagi pemerintah Provinsi Kepulauan Bangka Belitung maupun masyarakat Negeri Serumpun Sebalai sendiri.

‎”Untuk masyarakat ketahui terpilihnya gubernur dan wakil gubernur bukan datang atau turun dari langit tapi melewati proses,” ujarnya.

Perlu diketahui, lanjut dia, sebelum mereka keduanya menjadi Gubernur dan Wakil Gubernur Provinsi Kepulauan Bangka Belitung, pasangan ini sangat solid berkampanye ke sana kemari bersama masyarakat, bahkan tidak mengenal waktu siang dan malam datang berkampanye untuk mendapatkan simpati masyarakat.

‎”Akan tetapi setelah mereka terpilih dalam hitungan kami sekitar tiga minggu sudah muncul permasalahan ketidakharmonisan,” katanya.

Baca Juga  BPBD Belitung Siagakan Personel Antisipasi Banjir Rob, Imbau Warga Waspada

‎Oleh karena itu, lanjut dia, melalui diskusi ini pihaknya berharap agar hubungan Gubernur dan Wakil Gubernur Provinsi Kepulauan Bangka Belitung dapat kembali harmonis.

Hal ini penting mengingat saat ini Provinsi Kepulauan Bangka Belitung akan berusia 25 tahun.

‎”Diskusi ini kami gagas karena Kami merasa khawatir, prihatin, dan sangat memalukan keadaan Provinsi Kepulauan Bangka Belitung yang sudah berusia seperempat abad atau 25 tahun, sedangkan sikap gubernur dan wakil gubernur seperti anak kecil saling cakar mencakar, tidak harmonis, tidak kompak dan ini menandakan provinsi ini berjalan tidak normal dapat merugikan masyarakat dan menghambat pembangunan di Belitung,” ujarnya. (Nazriel)

Share :

Baca Juga

LSM PPDA Belitung

Belitong Humanities

LSM PPDA Belitung Sosialisasikan Keselamatan Berlalulintas Bagi Pelajar
Jamaah Haji Belitung Tiba

Belitong Humanities

Jamaah Haji Belitung Dijadwalkan Tiba Minggu Depan, Masdar Sebut Kondisi Jamaah Dalam Keadaan Sehat
tim penilai

Belitong Humanities

Sambut Kedatangan Tim Penilai Penghargaan Pembangunan Daerah, Wabup Belitung Sampaikan Ini

Belitong Humanities

TKRD ke 2 Digelar di Belitung

Belitong Humanities

Hadiri Jamuan Makan Malam Press Gathering 2024, Kadiskominfo Belitung Pamit Purna Tugas

Belitong Humanities

Plafon Bandara Internasional H.AS Hanandjoeddin Terkena Rembesan Air Hujan, Ini Penjelasan EGM Khaerul Assidiqi

Belitong Humanities

Lewat Starategi dan Kolaborasi Pentahelix, Belitung Kini Zero Kemiskinan Ekstrem
UKW Angkatan X PWI Babel

Belitong Humanities

Uji Peserta UKW Angkatan X PWI Babel, Rajab Ritonga Ingatkan Wartawan Jaga Kode Etik