Home / Belitong Humanities

Rabu, 13 Maret 2024 - 08:28 WIB

Ini Imbauan Kemenag Belitung Saat Bulan Suci Ramadhan 1445 Hijriah

Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Belitung, Masdar Nawawi.

Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Belitung, Masdar Nawawi.

BelitongToday, Tanjungpandan – Kantor Kementerian Agama Kabupaten Belitung menyampaikan imbauan kepada masyarakat saat bulan suci Ramadhan 1445 Hijriah.

Imbauan ini disampaikan sehingga syiar Ramadhan 1445 Hijriah dapat dirasakan oleh masyarakat. Selain itu, hal ini bertujuan untuk menyemarakkan bulan suci Ramadhan 1445 Hijiriah.

Kepala Kantor Kementerian Agama Belitung, Masdar Nawawi menjelaskan bahwa imbauan ini berdasarkan Surat Edaran Menteri Agama Republik Indonesia Nomor 1 Tahun 2024 tentang panduan penyelenggaraan ibadah di bulan suci Ramadhan dan Idul Fitri Fitri 1445 Hijriah.

“Jadi Menteri Agama Republik Indonesia telah mengeluarkan surat edaran untuk dipedomani dalam rangka penyelenggaraan ibadah di bulan suci Ramadhan 1445 Hijriah,” ungkapnya, Rabu 13 Maret 2024.

Menurut Masdar, imbauan tersebut antara lain adalah umat Islam diminta untuk menjaga ukhuwah Islamiyah dan toleransi dalam menyikapi perbedaan 1 Ramadhan 1445 Hijiriah.

Baca Juga  Pokja Wartawan Belitung Layangkan Surat Pernyataan ke Polres Belitung Timur

Selain itu, umat Islam diimbau untuk menjalankan ibadah Ramadhan dan Idul Fitri 1445 Hijriah sesuai syariat Islam dan menjunjung tinggi nilai toleransi.

“Umat Islam dianjurkan untuk mengisi dan meningkatkan syiar pada bulan Ramadhan 1445 Hijiriah dengan tetap mempedomani Surat Edaran Menteri Agama Nomor 5 Tahun 2022 tentang Pedoman Penggunaan Pengeras Suara di Masjid atau Mushalla,” paparnya.

Ia menambahkan pula, umat Islam diimbau melaksanakan berbagai kegiatan di masjid maupun musholla dan tempat lain dalam rangka syiar Ramadhan dan menyampaikan pesan-pesan takwa serta mempererat persaudaraan sesama anak bangsa.

Sedangkan untuk takbir keliling Idul Fitri 1445 Hijriah, kata Masdar dilaksanakan di masjid, musholla, atau tempat lain dengan mempedomani Surat Edaran Menteri Agama Nomor 5 Tahun 2022 tentang Pedoman Penggunaan Pengeras Suara di Masjid atau Mushalla.

Baca Juga  Raih Tiga Medali Emas, Tim Drum Corps Bangka Tengah Keluar Sebagai Juara Umum Kejurprov Drumband Senior

Takbir keliling dilakukan dengan mengikuti ketentuan pemerintah daerah setempat dan aparat keamanan dengan tetap menjaga ketertiban, menjunjung nilai-nilai toleransi, dan menjaga ukhuwah Islamiyah

“Shalat Idul Fitri 1445 Hijriah juga dapat dilaksanakan di masjid, mushalla, dan lapangan terbuka,” imbuhnya.

Ceramah Tidak Bermuatan Politik Praktis

Selanjutnya Kemenag Belitung meminta agar materi ceramah Ramadhan dan Idul Fitri 1445 Hijriah disampaikan dengan menjunjung tinggi nilai-nilainya ukhuwah Islamiyah, mengutamakan nilai-nilai toleransi, persatuan, dan kesatuan bangsa serta tidak bermuatan politik praktis sesuai dengan Surat Edaran Menteri Agama Republik Indonesia Nomor 9 Tahun 2023 tentang pedoman ceramah keagamaan.

“Kami juga mengimbau umat Islam untuk lebih mengoptimalkan zakat, infak, wakaf, dan sedekah di bulan Ramadhan dalam rangka meningkatkan kesejahteraan umat,” harapnya. (Nazriel)

Share :

Baca Juga

hantu Foresta membalong

Belitong Humanities

Heboh! Foto dan Video Penampakan Hantu di PT. Foresta Lestari Dwikarya Beredar, Warga Sebut Itu Asli bukan Editan

Belitong Humanities

Bangun Sinergitas, Pengurus Pokja Wartawan Belitung Audiensi dengan Kapolres Belitung

Belitong Humanities

Wamendikdasmen Tinjau KBM di SD Negeri 19 Belitung

Belitong Humanities

Lapas Kelas II B Tanjungpandan Berikan Pelatihan Kemandirian Pangan Kepada WBP dan Siswa SD
ASN Belitung

Belitong Humanities

Sidak Hari Pertama Masuk Kerja, Sekda Belitung Apresiasi Kedisiplinan ASN Belitung

Belitong Humanities

BNNK Belitung Gelar Rapat Koordinasi Pengembangan Kota Tanggap Ancaman Narkotika
Pejabat

Belitong Humanities

Pemerhati Sosial Sayangkan Ada Oknum Pejabat di Beltim Nikah Siri, Sebut Langgar Kode Etik

Belitong Humanities

‎Wabup Belitung Jadi Pembina Upacara Hari Pramuka ke-64 di Bumi Perkemahan Juru Seberang