BelitongToday, Tanjungpandan – Bupati Belitung H. Djoni Alamsyah Hidayat terus mendorong penguatan konektivitas udara untuk membuka akses pasar wisata yang lebih luas dan menggerakkan perekonomian daerah.
Dalam pertemuan dengan manajemen Citilink, Bupati membahas penjajakan penerbangan langsung (direct flight) Belitung–Bali serta pengembangan koneksi penerbangan melalui Jakarta.
Sebagai langkah awal, uji coba skema one-stop connection Belitung–Jakarta–Bali dan sebaliknya direncanakan mulai 16 November 2026.
Skema ini ditujukan agar penumpang dapat melanjutkan perjalanan ke destinasi berikutnya pada hari yang sama, dengan waktu transit di Jakarta yang singkat dan tanpa perlu menginap.
Untuk mendukung rencana tersebut, frekuensi penerbangan Belitung–Jakarta diupayakan bertambah menjadi dua kali sehari. Salah satu penerbangan akan diarahkan untuk mendukung koneksi lanjutan menuju Bali.
Pengaturan jadwal juga diharapkan memungkinkan perjalanan sebaliknya, dari Bali menuju Jakarta dan kemudian Belitung, dalam satu hari dengan waktu tunggu yang efisien.
Bupati Belitung menegaskan bahwa konektivitas udara merupakan salah satu kunci penting untuk mempercepat pengembangan pariwisata.
Kita ingin perjalanan ke Belitung semakin mudah. Wisatawan dari Bali harus punya peluang untuk datang ke Belitung tanpa harus menginap atau menunggu terlalu lama di Jakarta. Begitu juga masyarakat Belitung yang ingin ke Bali. Karena itu, konektivitas dan kesesuaian jadwal penerbangan harus kita dorong bersama maskapai, demikian pesan yang ingin disampaikan dalam penjajakan tersebut.
Menurutnya, Bali merupakan salah satu pusat pariwisata Indonesia yang memiliki jaringan wisatawan domestik dan internasional. Konektivitas yang lebih baik berpotensi membuka peluang bagi wisatawan untuk menggabungkan perjalanan ke Bali dan Belitung dalam satu rangkaian perjalanan.
Belitung sendiri memiliki daya tarik berupa pantai berpasir putih, formasi batu granit yang ikonik, kekayaan bahari, serta Belitong UNESCO Global Geopark. Potensi tersebut perlu didukung kemudahan akses, promosi terpadu, dan kerja sama yang konkret dengan industri penerbangan.
Di samping skema one-stop connection melalui Jakarta, peluang penerbangan langsung Belitung–Bali juga terus dijajaki sebagai langkah pengembangan berikutnya. Realisasi rute langsung akan bergantung pada hasil kajian pasar, kesiapan operasional, dan kesepakatan dengan maskapai.
Pemerintah Kabupaten Belitung berharap upaya ini tidak hanya meningkatkan pilihan perjalanan, tetapi juga membawa dampak nyata bagi sektor perhotelan, restoran, UMKM, serta penciptaan lapangan kerja bagi masyarakat.
”Kita tidak boleh hanya menjual keindahan Belitung. Kita harus memastikan Belitung semakin mudah dijangkau, semakin terhubung, dan semakin kompetitif sebagai destinasi wisata, menjadi semangat yang mendasari upaya penguatan konektivitas tersebut,” pungkas Djoni Alamsyah Hidayat, Rabu 21 Oktober 2026.
Melalui penjajakan bersama Citilink, Pemerintah Kabupaten Belitung berharap akses udara yang lebih baik dapat menjadi pintu masuk bagi peningkatan kunjungan wisatawan dan percepatan pertumbuhan ekonomi daerah. (Nazriel/Rel)
![]()







