BelitongToday, Tanjungpandan – Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Belitung melakukan survei calon penerima bantuan program Rumah Layak Huni tahun anggaran 2027 di Desa Badau, Kecamatan Badau.
Survei tersebut dilakukan untuk melihat langsung kondisi tempat tinggal Khalid, warga Desa Badau, yang selama lebih dari 10 tahun tinggal bersama anaknya di sebuah rumah berukuran sekitar 4 x 2 meter.
Kondisi rumah tersebut sangat memprihatinkan. Atapnya hanya menggunakan terpal, dinding berbahan seng, sedangkan lantainya masih berupa tanah.
Ketua BAZNAS Kabupaten Belitung, Firmansyah mengatakan, survei tersebut dilakukan untuk memastikan kondisi dan kelayakan calon penerima bantuan sebelum pembangunan rumah direalisasikan.
“Sudah hampir 10 tahun lebih Pak Khalid tinggal di rumah tersebut bersama anaknya. Pak Khalid sehari-hari bekerja sebagai petani, sedangkan anaknya bekerja sebagai buruh lepas,” kata Firmansyah.
Ia menjelaskan, setelah melihat langsung kondisi rumah Khalid, tim survei BAZNAS Belitung kemudian melanjutkan kunjungan ke Kantor Desa Badau untuk berkoordinasi dengan pemerintah desa terkait teknis pelaksanaan pembangunan.
“Untuk bantuan pembangunan rumah ini, BAZNAS Belitung menyiapkan anggaran sebesar Rp40 juta. Nantinya, pelaksanaan pembangunan akan dikoordinasikan dan menjadi tanggung jawab kepala desa setempat,” jelasnya.
Sementara itu, pihak Pemerintah Desa Badau menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada BAZNAS Belitung yang telah turun langsung melihat kondisi warganya.
“Kami berterima kasih kepada BAZNAS, khususnya Ketua BAZNAS dan tim yang sudah turun langsung ke lapangan untuk memastikan kondisi warga kami,” ungkap perwakilan Pemerintah Desa Badau.
“Mudah-mudahan program ini bisa terlaksana sehingga warga kami, Pak Khalid, bisa memiliki rumah yang layak huni,” tambahnya.
Lebih lanjut, Firmansyah menyampaikan bahwa pada tahun anggaran 2027 BAZNAS Kabupaten Belitung merencanakan pembangunan tujuh unit rumah layak huni.
“Untuk tahun 2027, kami merencanakan pembangunan tujuh unit rumah. Rinciannya, tiga unit menggunakan anggaran BAZNAS Kabupaten Belitung, dua unit bantuan dari BAZNAS Provinsi, dan dua unit lainnya dari BAZNAS pusat,” paparnya.
“Mudah-mudahan seluruh rencana pembangunan ini bisa terlaksana sesuai dengan Rencana Kerja dan Anggaran Tahunan (RKAT) kami,” harap Firmansyah.
Program rumah layak huni tersebut diharapkan dapat membantu masyarakat kurang mampu di Kabupaten Belitung untuk mendapatkan tempat tinggal yang lebih aman, sehat, dan layak. (Adoy)
![]()







