Home / Belitong Economic and Business

Senin, 12 Desember 2022 - 20:33 WIB

Sanem Buka World Ocean Assessment Expo di Museum Maritim, 51 Pelaku UMKM Ikut Meramaikan

Bupati Belitung beserta rombongan ketika meninjau stand World Ocean Assessment di halaman Museum Maritim Belitung, Senin (12/12) sore.

Bupati Belitung beserta rombongan ketika meninjau stand World Ocean Assessment di halaman Museum Maritim Belitung, Senin (12/12) sore.

BelitongToday, Tanjunpandan – Bupati Belitung, Sahani Saleh membuka pelaksanaan Bazar World Ocean Assessment Expo (WOA) 2022 di halaman Museum Maritim, Sijuk, Belitung, Senin (12/12) sore.

WOA Expo digelar dalam rangka memeriahkan kegiatan pertemuan World Ocean Assessment (WOA) 2022 yang berlangsung di Belitung mulai 13-15 Desember mendatang.

Dalam sambutannya Bupati Belitung, Sahani Saleh mengucapkan selamat atas terselenggaranya kegiatan WOA Expo tersebut.

“Atas nama pemerintah Kabupaten Belitung kami mengucapkan selamat datang kepada seluruh delegasi WOA Expo kiranya seluruh peserta dapat mengeksplorasi setiap booth expo pada hari ini dan dapat mendukung promosi produk yang ditampilkan,” jelasnya.

Ia menyampaikan apresiasi kepada Dinas Koperasi UKM Perdagangan dan Tenaga Kerja Belitung dan seluruh peserta panitia expo tersebut.

Baca Juga  61 Orang Guru Penggerak Angkatan 4 Belitung Resmi Dikukuhkan

“Tentunya pelaksanaan expo ini harus dimaknai dengan peningkatan semangat bersama dalam membangun sektor pembangunan terlebih Belitung semakin mendunia dan terkenal dengan diselenggarakan pertemuan tingkat internasional seperti G20, ISPO, dan WOA,” terangnya.

Sanem menambahkan, Pemerintah Kabupaten Belitung meyakini ke depannya ekonomi kreatif menjadi solusi yang dapat diandalkan dalam meningkatkan taraf hidup masyarakat secara luas dan berkelanjutan.

“Ekonomi kreatif dapat menjadi pilar utama untuk menaikkan pertumbuhan ekonomi yang inklusif dan pertumbuhan ekonomi untuk semua,” ungkapnya.

Sementara itu, Kepala Dinas Koperasi UKM Perdagangan dan Tenaga Kerja Belitung, Syamsudin ditemui awak media selepas peninjauan WOA Expo menyebutkan sebanyak 51 peserta meramaikan bazar tersebut.

Baca Juga  Tradisi “Makan Bedulang” Jadi Daya Tarik Wisata Kuliner di Danau Gelam, Belitung

Peserta dibagi dalam beberapa kategori dan klaster diantaranya kriya sembilan stand, kopi dua stand, jajan kekinian dan olahan 13 stand, kuliner 25 stand, dan kue dua stand.

“Bukan kami tidak menerima banyak peserta namun karena memang keterbatasan tempat,” paparnya.

Syamsudin menyebutkan, WOA Expo memang digelar dalam rangka menyemarakkan kegiatan pertemuan World Ocean Assessment 2022.

Para delegasi WOA dijadwalkan akan meninjau lokasi bazar tersebut.

Namun disamping itu, sebut Syamsudin, bazar ini juga dilaksanakan untuk meningkatkan pendapatan pelaku UMKM serta ajang promosi produk mereka.

“Para peserta nanti akan menemukan pangsa pasar dan mereka akan terus melakukan inovasi,” ungkapnya. (Nazriel)

Tayangan bisa dilihat di youtube Belitong Today. Klik Link Berikut: https://youtu.be/7nH9Fa0lMGI

Share :

Baca Juga

Belitong Economic and Business

Sepanjang 2022, Belitung Ekspor 33 Ton Kerapu ke Hong Kong
jalan akses Foresta Lestari Dwikarya

Belitong Economic and Business

Kondisi Terkini di Jalan Masuk PT. Foresta Lestari Dwikarya, Warga Terlihat Berjaga

Belitong Economic and Business

IPHI dan Baznas Belitung Gelar Pelatihan Manajemen Organisasi
Foresta Lestari Dwikarya

Belitong Economic and Business

Warga Kembali Geruduk Kantor Foresta Lestari Dwikarya, Situasi Sempat Memanas, Sejumlah Kaca Kantor Pecah Dilempari Massa

Belitong Economic and Business

Baliho Bertuliskan ‘Ekonomi Belitung 2024 Meredup !’ Terpasang di Traffic Light Kampung Ujung

Belitong Economic and Business

Jelang Akhir 2022, DKUKMPTK Belitung Bakal Gelar Dua Bazar
Investasi Belitung

Belitong Economic and Business

Pemkab Belitung Optimis Nilai Investasi Tahun 2023 Meningkat
Produk Uzbekistan

Belitong Economic and Business

Dubes Uzbekistan Tertarik dengan Ikan Kakap Merah dan Kerapu, Masuk Dalam Daftar Produk yang Bakal Dikerjasamakan