Home / Belitong Economic and Business

Selasa, 11 Juli 2023 - 15:51 WIB

Aktivitas di PT. Foresta Lestari Dwikarya Lumpuh Total, Warga Blokade Jalan dan Keluarkan Alat Berat Perusahaan

Kondisi terkini di portal masuk PT. Foresta Lestari Dwikarya, Desa Kembiri, Kecamatan Membalong tampak sepi dan lengang dari aktivitas pekerja.

Kondisi terkini di portal masuk PT. Foresta Lestari Dwikarya, Desa Kembiri, Kecamatan Membalong tampak sepi dan lengang dari aktivitas pekerja.

BelitongToday, Membalong – Aktivitas di lokasi pabrik dan perkebunan kelapa sawit milik PT Foresta Lestari Dwikarya di Desa Kembiri, Kecamatan Membalong lumpuh total, Selasa (11/7).

Pantauan awak media BelitongToday di lokasi portal masuk PT. Foresta Lestari Dwikarya tampak sejumlah warga terlihat sedang berjaga.

Selain itu, tidak terlihat aktivitas keluar masuk kendaraan truk pengangkut Tandan Buah Segar (TBS) kelapa sawit seperti hari-hari biasa di PT Foresta Lestari Dwikarya tersebut.

Salah seorang pekerja di lokasi, Hubertus mengatakan hari ini mereka tidak bekerja. Hal ini menyikapi aksi penutupan operasional pabrik serta akses jalan masuk menuju perkebunan oleh masyarakat selama tiga hari ke depan.

“Saya mengerti mengapa masyarakat marah terhadap perusahaan,” ungkapnya.

Baca Juga  52 Orang Peserta Ikuti Babel Youth Aquatlhon

Ia mengaku, sudah 20 tahun bekerja di PT. Foresta Lestari Dwikarya. Ia berasal dari Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT).

“Sebelumnya tidak ada masalah dengan masyarakat. Komunikasi dengan masyarakat luar komplek PT. Foresta Lestari Dwikarya selama ini berjalan baik,” tuturnya.

Aktivitas Pekerja Berhenti Total

Sedangkan pekerja lainnya, Yuap mengatakan saat ini aktivitas operasional perusahaan dihentikan sementara.

Ia mengatakan berdiam di pos portal 2 dan 3 PT. Foresta Lestari Dwikarya karena ingin mencari sinyal telepon selular. Sebab ia menerangkan, agak susah mendapatkan sinyal telepon seluler di dalam komplek perumahan pekerja.

Ia menjelaskan, sudah bekerja selama tujuh tahun di perusahaan sawit Foresta Lestari Dwikarya.

“Saya sudah tujuh tahun bekerja di Foresta dan tinggal di dalam komplek, cuma terkadang sinyal susah jadi ke pos portal untuk mendapatkan sinyal,” imbuhnya.

Baca Juga  Selat Nasik Jadi Kawasan Percontohan Blue Economy dan Green Economy

Sementara itu, koordinator aksi lapangan demo Foresta Lestari Dwikarya, Martoni, Selasa (11/7) menjelaskan pihaknya telah mengeluarkan tiga alat berat dari lokasi kebun. Terdiri dari dua eksavator dan dari buldozer karena memang tidak dapat beroperasi.

“Sebelumnya alat berat itu perusahaan gunakan untuk pembuatan waduk guna menyiram bibit sawit dan penebangan sawit,” imbuhnya.

Ia menjelaskan, aksi penutupan ini pihaknya lakukan selama tiga hari. Apabila pihak perusahaan tidak memberikan jawaban maka warga akan mengambil langkah tegas lainnya.

Sampai saat ini aksi pemblokiran jalan tersebut berjalan dengan kondusif. (Tim)

https://youtu.be/9nnp8V8JaMU

Share :

Baca Juga

Belitong Economic and Business

Potensi Kebocoran Pajak Walet di Belitung Tinggi, Pemkab Minta Kejaksaan Turun Tangan

Belitong Economic and Business

Status Bandara HAS Hanandjoeddin Tak Lagi Internasional, Ketua DPRD Sebut Kabar Buruk Bagi Pariwisata Belitung

Belitong Economic and Business

Bupati Belitung Tinjau Stok Bapok Jelang Idul Fitri 1446 Hijriah, Stok Aman dan Harga Stabil

Belitong Economic and Business

Kabupaten Beltim Alami Inflasi Sebesar 0,29 Oktober 2024

Belitong Economic and Business

‎Pelaku UMKM di Halaman Gedung Nasional Segera Direlokasi ke Kolong Keramik

Belitong Economic and Business

Launching PT BUP Tanjong Batu, Bupati Berharap Belitung tak hanya Dikenal Lewat Laskar Pelangi

Belitong Economic and Business

Indonesia Launches Blue Economy Roadmap 2023-2045
Bupati Belitung Sahani Saleh membuka kegiatan Belitung Expo 2023

Belitong Economic and Business

Sahani Saleh: Belitung Expo 2023 Momentum UMKM Naik Kelas