Home / Belitong Economic and Business

Minggu, 1 Juni 2025 - 17:42 WIB

Keren! Sisa Makanan MBG Jadi Peluang Ekonomi Sirkular

Dokumentasi pelaksanaan program MBG di sekolah Indonesia.

Dokumentasi pelaksanaan program MBG di sekolah Indonesia.

BelitongToday, Jakarta – Program Makan Bergizi Gratis (MBG), salah satu program unggulan pemerintah untuk meningkatkan kualitas gizi anak-anak Indonesia, kini mendapat perhatian lebih luas setelah munculnya data mengenai potensi sisa makanan dari program ini.

Namun, alih-alih menjadi sorotan negatif, temuan ini justru membuka peluang besar untuk membangun ekosistem ekonomi sirkular yang berkelanjutan.

Kajian dari Badan Perencanaan Pembangunan Nasional (Bappenas) mencatat bahwa program MBG berpotensi menghasilkan sisa makanan sebesar 1,1 hingga 1,4 juta ton per tahun.

Sekilas, angka ini terdengar besar. Namun, data tersebut menjadi bahan evaluasi penting dalam menyempurnakan sistem distribusi dan konsumsi makanan yang lebih efisien di masa depan.

Baca Juga  Tinjau Distributor dan Pasar Tanjungpandan, Yuspian Pastikan Stok Bapok Cukup

Plt. Sekretaris Utama Badan Pangan Nasional (Bapanas), Sarwo Edhy, menekankan bahwa keberhasilan MBG tidak hanya dilihat dari pemenuhan gizi anak-anak, tetapi juga dari kemampuannya mendukung ketahanan pangan dan lingkungan.

Ia mengajak semua pihak untuk memanfaatkan sisa makanan dalam konteks ekonomi sirkular, mulai dari pengolahan menjadi pakan ternak, pupuk kompos, hingga program distribusi pangan sosial.

“Yang bisa diselamatkan itu jelas ada nilai ekonominya,” ujar Sarwo. “Susu yang mendekati kedaluwarsa, misalnya, bisa dibagikan kepada masyarakat yang membutuhkan.” tambahnya.

Langkah ini menunjukkan bahwa pemerintah tidak hanya berfokus pada distribusi makanan, tetapi juga pada keberlanjutan dan efisiensi dalam pelaksanaannya.

Baca Juga  Bonus Demografi Menuju Indonesia Maju 2045, Dapatkan Kita Memanfaatkannya?

Program MBG menjadi bukti nyata bahwa kebijakan publik dapat berperan dalam memperkuat nilai-nilai keadilan sosial, kesehatan, sekaligus perlindungan lingkungan.

Lebih dari sekadar program makan gratis, MBG adalah investasi masa depan bangsa. Dengan menyasar anak-anak Indonesia secara langsung, program ini mendorong pertumbuhan generasi yang sehat dan cerdas.

Dukungan publik, terutama dari pemerintah daerah dan masyarakat, akan menjadi kunci agar manfaat MBG semakin luas dan sisa makanan tidak menjadi beban, melainkan berkah.

Dalam semangat gotong royong dan inovasi, program MBG bukan hanya menjawab kebutuhan hari ini, tetapi juga menanam fondasi kuat untuk Indonesia yang lebih sehat, berdaya, dan berkelanjutan. (Tim)

Share :

Baca Juga

Belitong Economic and Business

Dishub Belitung Bagikan Atribut Rompi dan Topi kepada 35 Juru Parkir Resmi
tambak udang

Belitong Economic and Business

Pemkab Belitung Timur Bakal Panggil Seluruh Pengusaha Tambak Udang, Ada Apa?

Belitong Economic and Business

Ada Indikasi Monopoli Peternak Besar, Peternak Ayam Mandiri Belitung Kesulitan Mendapatkan DOC, Bakal RDP ke DPRD
Foresta Lestari Dwikarya

Belitong Economic and Business

Warga Kembali Geruduk Kantor Foresta Lestari Dwikarya, Situasi Sempat Memanas, Sejumlah Kaca Kantor Pecah Dilempari Massa

Belitong Economic and Business

Dinas Pertanian Belitung Gelar Pasar Tani, Jumlah Transaksi Capai Rp9,8 Juta
Mustakim Bank Sumsel Babel

Belitong Economic and Business

Mustakim Harapkan Bank Sumsel Babel Bisa Lebih Eksis di Belitung

Belitong Economic and Business

Turun Langsung, Dandim 0414/Belitung dan Kapolres Belitung Sidak Harga Beras di Pasar Induk Tanjungpandan

Belitong Economic and Business

‎Warga Tanjungpandan Rela Antre Demi Beli Beras SPHP, Pembelian Dibatasi Dua Karung