BelitongToday, Tanjungpandan – Pemerintah Kabupaten Belitung bersama PT Pertamina Patra Niaga resmi mengambil langkah taktis untuk mengurai kemacetan dan antrean panjang kendaraan di sejumlah Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU).
Mulai pekan ini, pembelian BBM jenis Pertalite diatur menggunakan skema ganjil genap.
Kebijakan tersebut diumumkan langsung oleh Bupati Belitung, Djoni Alamsyah Hidayat, usai memimpin rapat koordinasi bersama pihak Pertamina dan para pengelola SPBU di Tanjungpandan.
”Sistem ganjil genap ini dirancang untuk memberikan jeda waktu pengisian sekaligus mempercepat laju antrean di nosel SPBU agar kebutuhan masyarakat tetap terpenuhi dengan tertib,” jelasnya, Jumat 18 September 2026.
Poin Utama Kebijakan Ganjil Genap
Djoni Alamsyah bilang, untuk tahap awal akan dilakukan sosialisasi awal digeber selama dua hari yakni Sabtu dan Minggu.
Kemudian dilanjutkan pembagian kendaraan pelat nomor ganjil dikhususkan bagi sepeda motor, sementara pelat nomor genap diperuntukkan bagi mobil.
Jika pengendara mendesak dan tidak sesuai jadwal, Pertamina menyiagakan BBM jenis Pertamax sebagai alternatif darurat.
Pemkab Belitung juga akan melayangkan surat resmi kepada BPH Migas guna mengkaji ulang dan menyesuaikan kuota BBM daerah seiring meningkatnya kunjungan wisatawan serta pertumbuhan ekonomi.
Akar Masalah: Lonjakan Kendaraan hingga Integritas
Djoni mengungkapkan, secara prinsip kuota BBM untuk Kabupaten Belitung sebenarnya mencukupi. Namun, lonjakan volume kendaraan, pertumbuhan ekonomi, serta geliat pariwisata turut mengerek tingkat konsumsi masyarakat.
Ia menyoroti bahwa persoalan utama di lapangan kerap kali bersumber dari faktor integritas.
Fenomena panic buying serta aksi oknum tak bertanggung jawab yang mengisi bahan bakar secara berulang demi mencari keuntungan pribadi menjadi pemicu utama antrean mengular.
”Selagi negara menyediakan untuk masyarakat yang membutuhkan, bukan untuk diperjualbelikan kembali demi keuntungan segelintir orang, seharusnya antrean panjang ini tidak terjadi,” tegasnya.
Dukungan Penuh Pertamina
Langkah cepat Pemkab Belitung ini disambut baik oleh pihak Pertamina.
Sales Branch Manager (SBM) Rayon II Bangka Belitung PT Pertamina Patra Niaga, Rafli Alhaq, menyatakan komitmen pihaknya untuk menyukseskan program tersebut di lapangan.
Pertamina siap mengawal penerapan aturan baru ini di seluruh SPBU wilayah Belitung.
Pihaknya bersama Pemkab akan terus memantau serta mengevaluasi efektivitas kebijakan demi kenyamanan bersama.
Dengan diberlakukannya skema baru ini, masyarakat Belitung diimbau untuk tertib dan menyesuaikan jadwal pengisian bahan bakar kendaraan masing-masing demi kelancaran bersama di Negeri Laskar Pelangi. (Nazriel Semesta)
![]()







