BelitongToday, Tanjungpandan – Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Kabupaten Belitung, menyebutkan bahwa Belitung masih kekurangan sebanyak 247 tenaga guru hingga 2025 mendatang.
“Berdasarkan penghitungan Belitung kekurangan sebanyak 247 tenaga guru hingga 2025,” kata Kepala BKPSDM Belitung, KA Azhami, Kamis 29 Februari 2024.
Ia mengatakan, untuk mengisi kekurangan jumlah tenaga guru tersebut, BKPSDM Belitung telah mengusulkan sebanyak 200 formasi tenaga guru PPPK di 2024.
“Jumlah usulan ini mendekati ideal dari kekurangan sebanyak 247 tenaga guru hingga 2025 mendatang,” jelasnya.
Selain itu, pihaknya juga mengusulkan 437 formasi calon Aparatur Sipil Negara (CASN) pada tahun 2024. Usulan tersebut terdiri dari 366 PPPK dan 71 CASN.
“Formasi PNS dibuka untuk tenaga yang betul-betul dibutuhkan, misalnya auditor, dokter, dan yang krusial seperti jabatan bendahara dalam membentuk BLUD puskesmas, itu sudah dipetakan,” tandasnya.
Menurut Azhami, 437 formasi yang bakal dibuka terdiri dari tenaga guru, tenaga kesehatan, dan tenaga teknis.
Sedangkan usulan penerimaan PPPK dan CASN Belitung 2024 lainnya terdiri dari tenaga kesehatan sebanyak 62 formasi yang terdiri dari 45 formasi PPPK dan 19 PNS. Tenaga teknis yakni 175 formasi yaitu 123 PPPK dan 52 PNS.
“Mulai tahun ini pemerintah daerah bisa menetapkan formasi, mereka menetapkan kuota saja, sehingga lebih luwes,” jelasnya.
Sedangkan terkait rencana pelaksanaan CASN 2024, Azhami menyebut hingga saat ini masih sedang tahap persiapan.
“Kemungkinan paling cepat pendaftaran CASN 2024 akan dibuka pada Mei 2024 saat keluar surat edaran dari Badan Kepegawaian Negara (BKN),” tandasnya. (Adoy)







