Edi Nasapta menyampaikan, para tokoh adat dan dukun di Kabupaten Belitung sangat berharap kepada Gubernur dan Wakil Gubernur Provinsi Kepulauan Bangka Belitung dapat segera rekonsiliasi dan membawa kebaikan untuk Bangka Belitung.
“Kedua belah pihak benar-benar mau untuk meleburkan hati dan rekonsiliasi dan kkhirnya bisa membawa kebaikan buat negeri kita Bangka Belitung, itu harapan,” tandasnya.
Menurutnya, semua masukkan dan aspirasi dari para tokoh adat dan juga para dukun di Belitung tadi sangat baik, tidak ada yang destruktif dan semuanya bagus serta semuanya juga baik.
“Apa yang disampaikan pada hari ini sifatnya benar-benar ingin membangun, ingin membuat kebersamaan dan menjadikan Provinsi Bangka Belitung lebih baik ke depan, jadi ku rasa it’s oke aman-aman saja,” ujar Edi Nasapta.
Sementara itu, Wakil Ketua II DPRD Provinsi Kepulauan Bangka Belitung, Beliadi mengucapkan terima kasih kepada seluruh anggota FKAB.
Dia bilang para tokoh adat dan dukun yang hadir memiliki inti keinginan yang sama, agar Gubernur dan Wagub Babel bisa meleburkan hati dan kembali rukun.
“Intinya sama, kita ingin, kalau di luar terlihat tidak rukun kita ingin kembali rukun dan kembali akur,” jelas Beliadi.
Nanti, Beliadi melanjutkan, FKAB Belitung akan menuangkan nasihat-nasihatnya dan pokok-pokok pikirannya ke dalam kesepakatan forum kedukunan.
”Jadi kita ingin semuanya kembali akur, kembali saling melindungi, saling melengkapi, saling menyayangi, dan bergandengan tangan membangun Provinsi Kepulauan Bangka Belitung ke depan,” paparnya. (Angga)







