Home / Belitong Humanities

Rabu, 16 Oktober 2024 - 19:38 WIB

Cegah Paham Radikal dan Terorisme, Pemkab Beltim dan Densus 88 Anti Teror Gelar Rakor

Rakor Pemkab Belitung Timur dan Densus 88 Anti Teror dalam rangka mencegah paham radikalisme di Belitung Timur.

Rakor Pemkab Belitung Timur dan Densus 88 Anti Teror dalam rangka mencegah paham radikalisme di Belitung Timur.

BelitongToday, Manggar – Dalam rangka mengantisipasi paham radikal, intoleransi, ekstremisme, dan terorisme serta menjaga ketentraman dan ketertiban jelang Pilkada serentak 2024.

Pemerintah Kabupaten Belitung Timur (Beltim) bekerjasama dengan Densus 88 Anti Teror Satgaswil Polri menggelar rapat koordinasi (rakor) dan diskusi terbuka di Auditorium Zahari MZ, Rabu 15 Oktober 2024.

Rakor itu dibuka Penjabat Sementara (Pjs) Bupati Beltim Asmawa Tosepu dengan dihadiri forkopimda, AKBP Maslikan selaku Kasatgaswil Kepulauan Bangka Belitung Densus 88 Anti Teror POLRI, kepala perangkat daerah, para camat se Beltim, tokoh masyarakat, LSM dan undangan lainnya.

Pjs Bupati Beltim Asmawa Tosepu dalam pengarahannya menyampaikan Pilkada Serentak 2024 diharapkan dapat berjalan dengan aman, lancar, dan damai tanpa adanya gangguan dari kelompok-kelompok yang ingin memanfaatkan momen ini untuk tujuan yang tidak baik.

Baca Juga  Polres Belitung Bongkar Peredaran Narkotika, Amankan 6 Tersangka dan Puluhan Gram Barang Bukti

“Kita perlu memperkuat sinergi antara pemerintah daerah, forkopimda, tokoh agama, tokoh masyarakat dan seluruh lapisan masyarakat agar Pilkada di Beltim berjalan aman, lancar dan damai,” ungkap Asmawa.

Dikatakannya, masyarakat harus lebih waspada terhadap masuknya paham radikal dan terorisme ke Kabupaten Beltim.

“Dalam upaya bersama mencegah paham radikalisme, ekstremisme, intoleransi dan terorisme, penting bagi kita untuk membangun kerjasama yang kuat, baik dari unsur pemerintah, forkopimda, tokoh agama, tokoh masyarakat maupun generasi muda,” ungkap Asmawa.

Ia berharap melalui rakor ini bisa merumuskan langkah-langkah konkret untuk mencegah berkembangnya paham radikal, intoleransi, ekstremisme dan terorisme di Kabupaten Belitung Timur.

“Jadikan Belitung Timur sebagai daerah yang damai, maju, dan sejahtera dengan masyarakat yang saling menghormati dan menghargai perbedaan,” ujar Asmawa.

Di sisi lain, AKBP Maslikan selaku Kasatgaswil Kepulauan Bangka Belitung Densus 88 Anti Teror Polri mengungkapkan pencegahan terhadap paham-paham radikal dan intoleransi yang menjadi bibit terorisme bukan hanya tanggung jawab aparat keamanan, tetapi juga menjadi tanggung jawab kita bersama.

Baca Juga  Terima Hibah Australia, Pemkab Belitung Gelar Audiensi Kepada Dua Organisasi Penerima

“Potensi itu ada tapi kita semua punya kewajiban dan peran mensosialisasikan serta menyampaikan pesan perdamaian dan mencegah timbulnya seseorang menjadi intoleransi dan radikal,” ujarnya.

Salah satu antisipasinya yang dapat dilakukan yakni tanamkan dalam diri bahwa NKRI harus dipertahankan dan rongrongan terhadap Pancasila harus dilawan.

Ia juga mengingatkan agar masyarakat dapat waspada terhadap masuknya paham-paham tersebut yang dapat mempengaruhi warga di Kabupaten Beltim.

“Sangat penting bagi kita memiliki pemahaman yang sama, yakni mencegah lebih baik daripada menangani atau menangkap seseorang yang terkait terorisme,” ungkap AKBP Maslikan. (Angga/Rel)

Share :

Baca Juga

Belitong Humanities

Dubes Bulgaria untuk Indonesia Tanya Dimitrova Sebut Belitung Punya Potensi Melebihi Bali

Belitong Humanities

[BREAKING NEWS] Pj Bupati Belitung Sidak Kehadiran ASN Hari Pertama Masuk Kerja Usai Lebaran

Belitong Humanities

Ini Sosok Kadislog Lanud H.AS Hanandjoeddin yang Baru!

Belitong Humanities

Ini Rancangan Perpres Baru Soal Penertiban Kawasan Hutan, Percepat Penyelesaian Masalah Tata Kelola Hutan

Belitong Humanities

Penyandang Disabilitas di Belitung Harus Mendapatkan Kesempatan yang Sama di Dunia Kerja

Belitong Humanities

Suhu Udara Bisa Capai 50 Derajat Celsius di Arab Saudi, Jamaah Haji Belitung Diimbau Banyak Minum Air Putih
Salat Idul Fitri

Belitong Humanities

Salat Idul Fitri Muhammadiyah 1444 H, Umat Muslim Seperti Terlahir Kembali

Belitong Humanities

Ratusan Pelayat Antar Kepergian H. Anwar DM, Mantan Ketua MUI Belitung Dua Periode