Home / Belitong History

Sabtu, 6 Mei 2023 - 15:36 WIB

Gunung Everest: Mungkinkah Tumbuh Lebih Tinggi Lagi? Fakta Menarik di Balik Pergerakan Lempeng Tektonik

Sumber foto : Gunung Everest (freepik)

Sumber foto : Gunung Everest (freepik)

BelitongToday, Jakarta – Gunung Everest merupakan salah satu ikon alam yang paling terkenal di dunia. Sejak pertama kali pendakian oleh Sir Edmund Hillary dan Tenzing Norgay pada tahun 1953, Gunung tersebut terus menarik perhatian para pendaki dan penggemar petualangan dari seluruh dunia.

Namun, akhir-akhir ini muncul pertanyaan menarik apakah Gunung Everest bisa tumbuh lebih tinggi lagi?

Menurut para ahli geologi, jawabannya mungkin saja iya. Gunung tersebut terletak di antara dua lempeng tektonik, yaitu lempeng Hindia dan lempeng Eurasia.

Baca Juga  Penghargaan Adiwiyata Belitung 2025: Wabup Syamsir Serahkan Apresiasi Lingkungan untuk Sekolah

Kedua lempeng ini terus saling bertumbukan dan menekan satu sama lain. Hal ini menyebabkan Gunung Everest terus mengalami pergerakan naik turun seiring berjalannya waktu.

Masih menjadi perdebatan ilmiah. Namun, eberapa penelitian menunjukkan bahwa gunung tersebut bisa bertambah tinggi sekitar 1,3 hingga 3,2 sentimeter setiap tahunnya.

Hal ini karena pergerakan lempeng tektonik yang terus mendorong Gunung tersebut ke atas. Namun, pertumbuhan tinggi Gunung tersebut tidak selalu berarti hal yang baik.

Baca Juga  Carut Marut Aset Pemkab Beltim, Komplek Perumahan Guru Banyak Ditempati Non ASN

Pertumbuhan tinggi ini dapat menyebabkan perubahan cuaca yang tidak dapat diprediksi. Juga, eningkatkan risiko bencana alam seperti longsor dan gempa bumi, serta menimbulkan dampak lingkungan negatif lainnya.

Oleh karena itu, penting bagi kita untuk menghormati dan menjaga keindahan alam, termasuk Gunung Everest. Dengan tidak melakukan tindakan yang merusak lingkungan.

Sebagai manusia, kita memiliki tanggung jawab untuk memelihara kelestarian alam dan menjaga bumi agar tetap lestari bagi generasi yang akan datang. (Reza)

https://youtu.be/7MrT29K8Bag

Share :

Baca Juga

bahasa melayu Bangka Belitung

Belitong History

Ternyata Dialek Melayu yang Digunakan di Bangka Belitung Berbeda-beda
Dinkes Belitung

Belitong History

Realisasi Vaksinasi Covid-19 di Belitung Capai 147.325 Orang
Alat Musik Klasik

Belitong History

Sejarah Piano: Dua Hasrat Terinspirasi Ciptakan Alat Musik Klasik dengan Suara Khas

Belitong History

Sejarah Pulau Belitung
renovasi Rumah Dinas Bupati

Belitong History

Selesai Direnovasi, Berikut Sejarah Pembangunan Rumah Dinas Bupati Belitung
perkembangan Uang

Belitong History

Ini Sejarah Kemunculan Uang dan Perkembangannya di Dunia
Anjing Liar Tanjungpandan

Belitong History

Keberadaan Anjing Liar Dinilai Ganggu Keindahan Wajah Kota, Begini Kisah Bupati Belitung H.AS Hanandjoeddin Kendalikan Populasi Anjing Liar

Belitong History

Sinar X: Definisi, Sejarah Penemuan, Manfaat, dan Bahaya Bagi Manusia