BelitongToday, Tanjungpandan – Harga cabai rawit merah di pasar induk Tanjungpandan mengalami kenaikan yang cukup signifikan.
Dilaporkan pada, Selasa 7 Januari 2024 berdasarkan hasil bincang langsung dengan pedagang cabai di pasar induk Tanjungpandan bahwasannya harga cabai naik menembus Rp135 ribu per kilogram.
Menurut Iin, salah satu pedagang di pasar tersebut, lonjakan harga ini telah berlangsung sejak dua hari lalu. Ia menjelaskan bahwa pasokan cabai lokal lebih mendominasi karena harga cabai dari luar daerah, termasuk ongkos kirimnya dianggap terlalu mahal.
“Cabai lokal lebih murah dibanding cabai dari luar. Cuaca buruk membuat pengiriman dari luar daerah terhambat, jadi kami memilih menjual cabai lokal,” paparnya, Selasa 7 Januari 2025.
Hal senada disampaikan Rusdi, pedagang lain di pasar tersebut. Ia menyebutkan bahwa kenaikan harga cabai rawit hingga Rp130 ribu per kilogram sudah biasa terjadi pada bulan Desember hingga Februari. Namun, kenaikan tahun ini ia menyebut lebih tinggi dibandingkan awal tahun lalu.
“Harga ini belum seminggu. Faktor hujan memengaruhi kualitas dan jumlah panen di daerah ini, sementara pasokan dari Jakarta mahal dan sulit bersaing,” jelas Rusdi.
Cabai keriting, yang biasanya dijual Rp30 ribu sampai Rp40 ribu per kilogram saat harga normal, kini mencapai Rp74 ribu per kilogram. Rusdi berharap kondisi cuaca segera membaik agar harga cabai dapat kembali stabil. (Nazriel)







