Isyak mengatakan, siapapun memiliki kesempatan yang sama dalam memajukan sektor pariwisata, ekraf, dan UMKM.
“Jadi siapapun memiliki kesempatan yang sama dalam memajukan ketiga sektor tersebut,” ujarnya.
Isyak mengharapkan, kepada para pemimpin agar mau menjadi influencer dalam mengenalkan produk dan jasa dari tiga sektor yang ada di daerahnya, sebagai upaya dalam menyejahterakan para pelaku UMKM sehingga terselenggara kinerja bisnis yang berkelanjutan.
“Masyarakat pelaku itu membutuhkan orang yang bisa mengendorse, menjadi influencer, supaya bisa mengangkat produk dan jasa mereka di tiga sektor tersebut, namun mereka tidak mempunyai daya jangkau, daya finansial. Kita yang sedang memimpin, harus berani dan mau menjadi influencer tersebut sehingga meringankan beban mereka, sehingga mereka mampu membangun jaringan yang luas, meningkatkan pendapatan mereka, dan juga untuk menjalankan bisnis yang berkelanjutan,” jelasnya.
Pendiri Museum Rekor Dunia Indonesia, Jaya Suprana seperti yang disampaikan Isyak Meirobie, mengatakan kalau ini merupakan pertama kalinya dia menemukan Kepala atau Wakil Kepala Daerah yang memiliki kanal Youtube.
“Jaya Suprana belum pernah menemukan Kepala Daerah atau Wakil yang mau menjadi youtuber untuk mengangkat ketiga sektor yang selalu dianggap tidak menarik dari sisi leadership di pemerintah daerah,” terangnya. (Dafit)







