BelitongToday, Tanjungpandan – Kehadiran kampung zakat diharapkan menjadi stimulus ekonomi masyarakat. Kampung Zakat diharapkan dapat meningkatkan ekonomi dan taraf hidup masyarakat menjadi lebih baik.
Kantor Kementerian Agama Kabupaten Belitung memberikan pendampingan kepada Desa Juru Seberang. Saat ini, Juru Seberang ditetapkan sebagai satu-satunya Kampung Zakat di Belitung.
Pendampingan yang diberikan oleh Kampung Zakat mulai dari fase perintisan, pelaksanaan, dan kemandirian.
“Kami berkeyakinan keberadaan Kampung Zakat mampu menanggulangi kemiskinan,” kata Kepala Kantor Kementerian Agama Belitung, Masdar Nawawi, Rabu 21 Februari 2024.
Kampung Zakat adalah upaya untuk mengentaskan kemiskinan yang berbasis pada daerah 3 T (Terdepan, Terpencil, dan Tertinggal) melalui optimalisasi dana zakat yang telah dihimpun dari umat.
“Kampung Zakat diharapkan bisa membantu dan mengatasi kemiskinan khususnya di daerah 3 T,” paparnya.
Selain itu, Kampung Zakat juga bertujuan untuk mengingatkan roda perekonomian masyarakat guna mencapai taraf kehidupan yang lebih sejahtera.
Kampung Zakat di Kabupaten Belitung saat ini hanya ada satu yakni Desa Juru Seberang, Kecamatan Tanjung Pandan.
Budidaya Ikan Air Tawar
Dalam Kampung Zakat akan ada pembinaan usaha atau ekonomi produktif bagi masyarakat. Adapun salah satu program yang saat ini telah berjalan di Kampung Zakat Juru Seberang adalah budidaya ikan air tawar.
Melalui budidaya ikan air tawar ini diharapkan akan dapat meningkatkan perekonomian masyarakat di Kampung Zakat.
“Saat ini salah satu program yang sudah berjalan adalah budidaya ikan air tawar di Kampung Zakat Desa Juru Seberang,” ucap Masdar. (Nazriel)







