Home / Belitong Humanities

Kamis, 16 Februari 2023 - 12:27 WIB

Keras! Warga Desa Dukong Tolak Pembangunan Krematorium Jenazah

Pemerintah Desa Dukong menggelar rapat mediasi terkait persoalan pembangunan Krematorium atau tempat pembakaran jenazah di RT.013/RW.003 Dusun Pilang II, Desa Dukong, Rabu (15/2) kemarin.

Pemerintah Desa Dukong menggelar rapat mediasi terkait persoalan pembangunan Krematorium atau tempat pembakaran jenazah di RT.013/RW.003 Dusun Pilang II, Desa Dukong, Rabu (15/2) kemarin.

BelitongToday, Tanjungpandan – Warga Desa Dukong, Kecamatan Tanjungpandan, Kabupaten Belitung, menolak rencana pembangunan krematorium jenazah di RT. 013/RW. 003 Dusun Pilang II, Desa Dukong, Tanjungpandan.

Penolakan tersebut disampaikan perwakilan warga dalam rapat mediasi pembangunan krematorium atau tempat pembakaran jenazah yang berlangsung di kantor Desa Dukong, Rabu (15/2) kemarin.

Tokoh masyarakat Desa Dukong, Faisal Madani, turut menyampaikan sambutannya dan saran untuk proses pembangunan, baik itu rumah ibadah maupun pendukung seharusnya mengundang pihak yayasan untuk bisa hadir.

“Harus ada sosialisasi serta mendapatkan persetujuan dari warga,” jelasnya.

Faisal mengaku, sebagai mantan Ketua Forum Kerukunan Umat Beragama (FKUB) Belitung, ia mengetahui proses pembangunan baik rumah ibadah maupun pembangunan pendukungnya.

Baca Juga  Maraknya Kecanduan Judi Online di Kalangan Remaja

“Seharusnya desa menghadirkan pihak yayasan. Mediasi ini pelecehan karena yang hadir hanya warga, pihak yayasan seharusnya melakukan sosialisasi dan harus mendapatkan persetujuan dari warga,” jelasnya.

Lebih lanjut, ia mengatakan pihak yayasan seharusnya menjelaskan terkait aturan krematorium tersebut mengenai letak dan jaraknya ke pemukiman warga.

“Pembakaran mayat ada aturannya baik jarak dari pemukiman maupun teknisnya,” tandasnya.

Faisal menjelaskan, persoalan pembangunan krematorium ini merupakan masalah yang sensitif dan harus segera diselesaikan.

“Menunggu persyaratan yang ada, karena ini masalah yang sensitif harusnya segera ada penyelesaian,” terangnya.

Baca Juga  BPC HIPMI Belitung Timur Luncurkan Logo Baru

Ia berharap yayasan tidak mengkomersilkan pembangunan tempat pembakaran jenazah ini.

“Namun pembangunan krematorium ini harus menjadi status quo karena tidak mendapatkan persetujuan dari warga,” tegasnya.

Sementara itu, Kepala Desa Dukong, Min Tet mengatakan pihaknya menggelar rapat mediasi bersama warga terkait pembangunan krematorium atau tempat pembakaran jenazah tersebut.

Ia menjelaskan, rapat mediasi tersebut bertujuan untuk mencarikan solusi atas permasalahan tersebut.

“Memang rekomendasi atas pembangunan ini dikeluarkan oleh kades lama namun menjadi tanggung jawab kepala desa baru untuk menyelesaikannya,” terangnya. (Mg2)

Share :

Baca Juga

Pesawat di Nepal

Belitong Humanities

Kecelakaan Pesawat di Nepal, Travel Vlogger Rusia Jadi Korban Saat Live Streaming Sebelum Kecelakaan
Beltim

Belitong Economic and Business

Antisipasi Kedatangan Pemudik ke Beltim, Dishub Siapkan Mobil untuk “Back Up” Bus DAMRI
Musyda ke-4 Muhammadiyah

Belitong Humanities

Ratusan Peserta Pawai Ta’aruf Semarakkan Rangkaian Musyda ke-4 Muhammadiyah Beltim

Belitong Humanities

1,2 Ton Cadangan Beras Pemerintah Disalurkan untuk Korban Puting Beliung Gresik

Belitong Humanities

Jelang Perayaan Misa Malam Natal, Gereja Katolik Regina Pacis Tanjungpandan Lakukan Persiapan

Belitong Humanities

Buka Muscab IX PPBI 2025, Mikron Antariksa Dihadiahi Tanaman Bonsai
Open Pit Nam Salu

Belitong Humanities

Kemarin, Sang Saka Merah Putih Berkibar di Open Pit Nam Salu, Kedalaman Capai 75 Meter di Perut Bumi
KNPI Belitung Robi Syianturi

Belitong Humanities

Gelar Acara Sharing Session Pemuda, KNPI Belitung Undang Robi Syianturi