Home / Belitong Economic and Business

Kamis, 8 Januari 2026 - 16:53 WIB

Lampaui Target, PAD Dinas Perikanan Belitung Tahun 2025 Tembus Rp743 Juta

Plt Kepala Dinas Perikanan Kabupaten Belitung, Ade Winarko.

Plt Kepala Dinas Perikanan Kabupaten Belitung, Ade Winarko.

BelitongToday, Tanjungpandan – Dinas Perikanan Kabupaten Belitung mencatatkan performa impresif pada tahun anggaran 2025. Realisasi Pendapatan Asli Daerah (PAD) dari sektor perikanan dilaporkan mencapai Rp743.902.000, atau sebesar 146 persen dari target yang ditetapkan senilai Rp507.800.000.

​Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Dinas Perikanan Kabupaten Belitung, Ade Winarko, mengungkapkan bahwa capaian ini merupakan hasil optimalisasi berbagai jenis retribusi jasa dan pemanfaatan fasilitas perikanan yang dikelola oleh dinas.

​“Alhamdulillah realisasi penerimaan PAD di Dinas Perikanan Belitung mencapai Rp743.902.000 atau 146 persen dari target tahun 2025,” ujar Ade Winarko.

​Berdasarkan data teknis, lonjakan signifikan terjadi pada beberapa sektor unggulan.

Baca Juga  Mikron Undang Para Tokoh Diskusi ke Rumah Dinas

Jasa es balok di Tanjungpandan menjadi penyumbang terbesar dengan realisasi Rp250,9 juta dari target Rp150 juta.

Selain itu, penyewaan bangunan perikanan juga menyumbang angka besar yakni Rp192,3 juta, jauh melampaui target awal Rp75 juta.

​Sektor lain yang menunjukkan pertumbuhan positif meliputi, pemakaian alat pengolahan ikan terealisasi Rp14,5 juta (Target Rp3 juta).

​Jasa tambat labuh kapal terealisasi Rp18,3 juta (Target Rp9 juta). ​Benih ikan air tawar: Terealisasi Rp47,6 juta (Target Rp32 juta). ​Jasa docking kapal: Terealisasi Rp10,7 juta (Target Rp8 juta).

​Meski mayoritas sub-sektor melampaui target, Ade mencatat retribusi benih ikan kerapu masih berada di bawah target, yakni terealisasi Rp39,9 juta dari target Rp60 juta.

Baca Juga  PBBF 2025 Sukses Digelar, Segini Jumlah Pengunjung dan Transaksi!

Hal ini disebabkan oleh faktor eksternal terkait perdagangan internasional.

​”Hanya sektor ikan kerapu yang tidak mencapai target karena ada kendala di pengiriman dan permasalahan internal negara tujuan ekspor ikan kerapu,” jelasnya.

​Menyongsong tahun 2026, Ade berharap tren positif ini dapat dipertahankan dan terus ditingkatkan melalui berbagai inovasi pelayanan dan pengelolaan aset perikanan di Kabupaten Belitung.

​”Semoga tahun 2026, kita berupaya agar PAD terus mencapai target yang ada nantinya,” pungkas Ade. (Aody)

Share :

Baca Juga

Hotel Golden Tulip

Belitong Economic and Business

Gelar Reses di Kantor Lurah Tanjungpendam, Vina Cristyn Ferani Terima Aduan Soal Music DJ di Lantai Atas Hotel Golden Tulip

Belitong Economic and Business

Bea Cukai Tanjungpandan Musnahkan Rokok dan Minol Ilegal, Kerugian Negara Ditaksir Capai Rp16,8 Miliar

Belitong Economic and Business

Pelindo Regional 2 Tanjungpandan Terus Upayakan Pengerukan Kolam Pelabuhan

Belitong Economic and Business

PT. BSAL Sudah Lama Tidak Beroperasi, Kok Bisa Mengirim 15 Truk Balok Timah ke Pulau Bangka

Belitong Economic and Business

‎Sensus Ekonomi 2026, BPS Belitung Mulai Sosialisasi
Konflik Foresta

Belitong Economic and Business

Lanjutan Konflik Foresta Lestari Dwikarya, Massa Tempuh Jalur Hukum, Martoni: Kami akan Buat Laporan
Belitong Today Pelopor Media Berbahasa Inggris

Belitong Economic and Business

BelitongToday, Pelopor Media Lokal Berbahasa Inggris, Siap Promosikan Pariwisata dan Investasi di Belitung

Belitong Economic and Business

Kabupaten Beltim Alami Deflasi Juni 2024