Home / Belitong Economic and Business

Minggu, 1 Desember 2024 - 11:42 WIB

PT. BSAL Sudah Lama Tidak Beroperasi, Kok Bisa Mengirim 15 Truk Balok Timah ke Pulau Bangka

Lokasi PT. BSAL di jalan Raya Badau, Kecamatan Badau, Kabupaten Belitung.

Lokasi PT. BSAL di jalan Raya Badau, Kecamatan Badau, Kabupaten Belitung.

BelitongToday, Tanjungpandan – Sebanyak 15 truk berisikan balok timah yang diduga milik PT. BSAL siap dikirim menggunakan KM. Srikandi Line dari pelabuhan Tanjungpandan menuju pelabuhan Pangkalbalam, kota Pangkalpinang, Minggu Desember 2024.

KM. Srikandi Line berangkat dari pelabuhan Tanjungpandan menuju pelabuhan Pangkalbalam pada, Minggu 1 Desember 2024 pukul 07.00 WIB.

Sebanyak 15 truk tersebut dilaporkan sejak malam sudah berada di area pelabuhan Tanjungpandan dan siap diberangkatkan menuju pelabuhan Pangkalbalam.

Koordinator Keselamatan Berlayar Penjagaan dan Patroli KSOP Kelas IV Tanjungpandan, Iswandi ketika dikonfirmasi awak media, Sabtu 30 November 2024 malam membenarkan adanya pengiriman 15 truk balok timah tersebut.

Baca Juga  Sosialisasikan Kebijakan Perizinan Berusaha, DPMTSPP Belitung Gelar Sosialisasi

“Iya betul ada 15 truk yang mengangkut balok timah ke Pulau Bangka,” katanya, Sabtu 30 November 2024.

Namun Iswandi tidak memiliki wewenang untuk menjelaskan lebih jauh dari mana asal-usul balok timah tersebut.

Sesuai yang tertera di dokumen, lanjut Iswandi, 15 truk balok timah tersebut milik PT. BSAL.

“Kalau lebih jauh kami tidak bisa menjelaskan karena bukan ranah kami, kami hanya soal pelayanan saja di pelabuhan,” paparnya.

Iswandi menambahkan, selama barang tersebut memiliki dokumen muatan keberangkatan maka mereka tidak memiliki wewenang untuk menahan barang tersebut.

Baca Juga  Gelar Reses, DPRD Belitung Serap Ratusan Aspirasi Masyarakat

“Kami sifatnya pelayanan di pelabuhan, kalau barang itu ada dokumen maka kami tidak bisa untuk menahannya. Sebanyak 15 truk pengangkut balok timah tersebut dokumennya ada,” jelas Iswandi.

Perlu diketahui PT. BSAL di jalan raya Badau sudah lama tidak beroperasi namun perusahaan itu masih mengirimkan balok timah. Pertanyaan adalah dimanakah lokasi peleburan atau smelternya, termasuk asal-usul timahnya. Lantas jika memang peleburan kembali beroperasi, apakah smelter tersebut resmi atau ilegal ? (Nazriel)

Share :

Baca Juga

Arus Balik Bandara Hanandjoeddin

Belitong Economic and Business

Jumlah Penumpang Puncak Arus Balik Lebaran 2023 di Bandara Hanandjoeddin Capai 2.533 Orang

Belitong Economic and Business

Jelang Tahun Baru Imlek 2025, Harga Cabai di Pasar Tanjungpandan Turun, Begini Kata Pedagang

Belitong Economic and Business

Sanem Harapkan KTT G20 Bawa Dampak Ekonomi Bagi Daerah

Belitong Economic and Business

Djoni Alamsyah Prihatin Melihat Kondisi Pasar Tanjungpandan, Janji Bakal Benahi
Warga Desa Kembiri mendatangi Kantor Foresta Lestari Dwikarya

Belitong Economic and Business

Geruduk Kantor Foresta Lestari Dwikarya, Warga Desa Kembiri Sampaikan Lima Tuntutan
Belitung Festival Beach 2023

Belitong Economic and Business

Menparekraf Sebut Belitung Festival Beach 2023 Semakin Naik Kelas, Upayakan Kembalikan Penerbangan Internasional

Belitong Economic and Business

Bea Cukai Tanjungpandan Musnahkan Puluhan Ribu Batang Rokok Ilegal

Belitong Economic and Business

Arus Kunjungan Wisatawan Menurun, Pj Gubernur Babel Sebut Belitung Butuh Tambahan Penerbangan