BelitongToday, Tanjungpandan – Bupati Belitung, Djoni Alamsyah Hidayat, memberikan arahan tegas kepada jajaran pejabat dan Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkungan Pemerintah Kabupaten Belitung.
Dalam arahannya, ia menekankan pentingnya menjaga integritas dan profesionalisme dalam menjalankan amanah jabatan.
Djoni menegaskan bahwa jabatan yang diemban para pejabat saat ini merupakan buah dari kerja keras, rekam jejak, dan tanggung jawab yang telah mereka tunjukkan.
Ia meminta agar kepercayaan tersebut dijaga dengan cara-cara yang bermartabat.
”Mari rawat dan pelihara jabatan itu dengan cara yang sama sebagaimana Bapak/Ibu dapatkan hari ini, dengan jujur, lurus, dan bermartabat,” ujar Djoni Alamsyah, Sabtu 14 Februari 2026.
Bupati mengingatkan bahwa setiap kebijakan dan tanda tangan pejabat memiliki dampak besar bagi masyarakat luas.
Ia meminta jajarannya untuk bekerja dengan sungguh-sungguh dan tidak terjebak dalam rutinitas yang biasa-biasa saja.
”Di balik tanda tangan Saudara-saudara ada harapan luar biasa dari masyarakat. Di balik keputusan yang diambil, ada nasib orang kecil yang mengharapkan keadilan. Karena itu, target kita mulai hari ini harus betul-betul terukur,” tegasnya.
![]()
Dalam upaya memperkuat fiskal daerah, Djoni menginstruksikan Organisasi Perangkat Daerah (OPD) untuk menaikkan target Pendapatan Asli Daerah (PAD) sebesar 20 persen.
Menurutnya, kenaikan ini sangat realistis mengingat besarnya potensi yang dimiliki Kabupaten Belitung.
Ia menekankan bahwa kenaikan target ini harus dicapai melalui manajemen yang baik dan pengawasan konsisten guna mencegah kebocoran, bukan dengan cara menekan masyarakat.
“Kita harus memperkuat PAD secara sah dan adil. Dengan ‘kerja keroyok’ dan kekompakan, insyaAllah ekspektasi ini bisa tercapai,” tambahnya.
Secara spesifik, Bupati juga menyoroti peran Camat sebagai ujung tombak pelayanan.
Ia berpesan agar para Camat menjadi pemimpin yang humanis namun tetap tegas, serta selalu hadir di tengah masyarakat saat dibutuhkan.
“Jangan Camat selalu ingin berada di depan seolah-olah minta dihormati dan dihargai, jangan juga selalu berada di belakang untuk minta dilindungi. Jadilah pemimpin yang hadir saat masyarakat memiliki masalah,” tutup Djoni. (Nazriel)
![]()







