Home / Belitong Economic and Business

Jumat, 22 Maret 2024 - 16:53 WIB

Pemkab Belitung Keluarkan Surat Edaran THR Lebaran, Ini Ketentuannya

Kabid Ketenagakerjaan DKUKMPTK Kabupaten Belitung, Erwan Junandi.

Kabid Ketenagakerjaan DKUKMPTK Kabupaten Belitung, Erwan Junandi.

BelitongToday, Tanjungpandan – Pemerintah Kabupaten Belitung mengeluarkan Surat Edaran (SE) tentang pelaksanaan pemberian Tunjungan Hari Raya (THR) keagamaan Tahun 2024 bagi pekerja atau buruh di perusahaan.

Aturan tersebut termuat dalam Surat Edaran Bupati Belitung Nomor 560/288/KUMKMPTK.IV/2024 tanggal Rabu 20 Maret 2024.

Kepala Bidang (Kabid) Ketenagakerjaan Dinas KUMKM, Perdagangan, dan Tenaga Kerja Kabupaten Belitung Erwan Junandi mengatakan, pemberian THR harus dilakukan secara penuh dan tidak boleh dicicil.

“Itu selalu ada surat edaran terkait pelaksanaan tunjangan hari raya keagamaan,” kata Erwan Junandi.

Menurut Erwan, THR Keagamaan diberikan kepada pekerja/buruh yang telah mempunyai masa kerja 1 (satu) bulan secara terus menerus atau lebih. Pekerja/buruh yang mempunyai hubungan kerja dengan pengusaha berdasarkan perjanjian kerja waktu tidak tertentu atau perjanjian kerja waktu tertentu.

Baca Juga  Isi Kuliah Umum Politeknik Belitung, Sandiaga Uno Sampaikan Tiga Kunci Ekonomi dan Pariwisata Hijau

Besaran THR Keagamaan diberikan dengan ketentuan yakni bagi pekerja/buruh yang mempunyai masa kerja 12 (dua belas) bulan secara terus menerus atau lebih, diberikan sebesar 1 (satu) bulan upah. Bagi pekerja/buruh yang telah mempunyai masa kerja 1 (satu) bulan secara terus menerus tetapi kurang dari 12 (dua belas) bulan diberikan secara proporsional sesuai dengan perhitungan
masa kerja bagi 12 X 1 (Satu) bulan upah.

“Bagi pekerja/buruh yang upahnya ditetapkan berdasarkan satuan hasil maka upah 1 (satu) bulan dihitung berdasarkan upah rata-rata 12 (dua belas) bulan terakhir sebelum hari raya keagamaan,” jelasnya.

Selain itu, bagi perusahaan yang menetapkan nilai THR Keagamaan dalam perjanjian kerja, peraturan perusahaan, perjanjian kerja bersama, atau kebiasaan yang telah dilakukan lebih besar dari nilai THR Keagamaan.

Baca Juga  31 ASN Belitung Ikut Asesmen JPT, Tes Berlangsung Selama Dua Hari

“Maka THR Keagamaan yang dibayarkan kepada pekerja/buruh sesuai dengan perjanjian kerja, peraturan perusahaan, perjanjian kerja bersama, atau kebiasaan yang telah dilakukan,” bebernya.

Kemudian ia menerangkan, THR keagamaan wajib dibayarkan paling lambat 7 hari sebelum hari raya keagamaan.

Bagi perusahaan yang mampu diimbau untuk membayar THR keagamaan lebih awal sebelum jatuh tempo kewajiban pembayaran THR keagamaan.

THR Keagamaan wajib dibayarkan oleh Pengusaha secara penuh dan tidak boleh dicicil.

“Untuk perusahaan yang telah melaksanakan pembayaran THR Keagamaan tahun 2024 kepada pekerja/buruh untuk melaporkan pembayaran THR Keagamaan kepada dinas mereka paling lambat 10 (sepuluh) hari setelah dilakukan pembayaran THR Keagamaan,” tandasnya (Adoy)

Share :

Baca Juga

kolong Air Baik

Belitong Economic and Business

Ganggu Fasilitas Umum, Satpol PP Belitung Tertibkan Aktivitas TI di Kolong Air Baik

Belitong Economic and Business

‎Perusahan Besar Terkesan Monopoli Tata Niaga Ayam Potong, Aliansi peternak Ayam Mandiri Datangi DKPP Belitung
Lelang Terbuka

Belitong Economic and Business

Gelar Lelang Terbuka, 60 Kendaraan Dinas Terjual,Pemkab Beltim Kumpulkan Rp820 Juta

Belitong Economic and Business

Barang Langka dan Harga Melambung Tinggi, Pj Bupati Belitung Sidak Gas Elpiji Tiga Kilogram
Festival Wisata Terong

Belitong Economic and Business

Festival Wisata Terong Ke-5 Resmi Dibuka, Jadi Magnet Tarik Wisatawan Domestik dan Mancanegara
Meetcation

Belitong Economic and Business

Indonesian Deputy Minister to ASEAN Delegates: Please Enjoy a Meetcation by the Beautiful Beach of Belitung

Belitong Economic and Business

Bandara Hanandjoeddin Kembali Berstatus Internasional, Dispar Belitung Gelar Rapat

Belitong Economic and Business

KEK Tanjung Kelayang Jadi Tuan Rumah Rakernas KEK 2023