BelitongToday, Manggar – Pemerintah Kabupaten Belitung Timur melatih sebanyak 40 pelaku Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM) agar memiliki kemampuan dalam memasarkan produk secara digital.
Dinas Koperasi UKM Belitung Timur menyelenggarakan pelatihan tersebut pada, Kamis (3/8) kemarin.
Salah satu peserta pelatihan sekaligus pemilik UMKM Kupi Bekawan, Rendi Awex merasa senang dan terbantu dengan adanya pelatihan tersebut.
Ia menyebutkan, para pelaku UMKM di Belitung Timur sangat membutuhkan pelatihan pemasaran produk berbasis digital marketing ini.
“Alhamdulillah dan terima kasih kepada Disnaker Kop dan UKM yang sudah memberikan kesempatan untuk ikut pelatihan ini. Semoga dengan menerapkan ilmu dari pelatihan ini, penjualan produk kami bisa meningkat,” ujarnya.
Sementara itu, Kepala Bidang Koperasi dan UKM, Marwati mengatakan pelatihan tersebut bertujuan untuk meningkatkan kualitas pemasaran produk lokal melalui digital marketing.
Ia berharap, melalui pelatihan ini produk UMKM Beltim bisa hadir promosi sampai ke luar daerah.
“Kita berharap produk lokal ke depannya bisa menjangkau pasar-pasar yang ada di luar Pulau Belitung setelah pelatihan ini,” katanya.
saat ini pelaku UMKM di Belitung Timur berjumlah 13.000-an. Jika diakumulasikan dengan jumlah penduduk sekitar 130 ribu, maka 10 persen masyarakat bergantung pada sektor tersebut. Secara otomatis, pertumbuhannya turut membantu pergerakan ekonomi.
Terdapat beberapa produk unggulan dari para pelaku usaha. Antara lain madu trigona karena produksinya terbilang tinggi dan hampir merata di setiap kecamatan. Ada juga olahan makanan kekinian berbahan dasar ikan dan ayam.
Di sisi lain, produksi batik lokal juga mulai tumbuh. Hal ini karena mendapat dukungan dari event fashion show dan kebijakan pemda mewajibkan ASN mengenakan batik khas lokal.
Sektor UMKM juga memiliki efek domino yang berdampak pada sektor lainnya. Seperti saat fashion show batik baru-baru ini, tercatat adanya transaksi sebanyak 270 lembar. Sebab selama gelaran event tersebut. Secara otomatis, peserta harus berdandan dengan salon pilihannya ditambah penjahit yang membuat baju mereka. (Mario)







