Home / Belitong Humanities

Kamis, 18 Januari 2024 - 14:04 WIB

Tangis Keluarga Pecah Usai Hakim Bacakan Vonis 11 Terdakwa Perusakan Aset Foresta

Terdakwa kasus perusakan aset Foresta Lestari Dwikarya, Martoni keluar dari ruang sidang usai mendengarkan vonis majelis hakim dan melambaikan tangan kepada para keluarga yang hadir dan menyaksikan jalannya persidangan, Kamis (18/1).

Terdakwa kasus perusakan aset Foresta Lestari Dwikarya, Martoni keluar dari ruang sidang usai mendengarkan vonis majelis hakim dan melambaikan tangan kepada para keluarga yang hadir dan menyaksikan jalannya persidangan, Kamis (18/1).

Martoni divonis 9 Bulan

Mantan koordinator lapangan aksi demonstrasi PT. Foresta Lestari Dwikarya Martoni divonis majelis hakim sembilan bulan penjara. Vonis ini jauh lebih ringan dibandingkan tuntutan Jaksa Penuntut Umum (JPU) yakni 2,6 tahun penjara.

Sebelumnya, terdakwa Martoni didakwa melanggar Pasal 160 KUHP. JPU menilai Martoni melakukan penghasutan serta lalai mencegah atau mengantisipasi aksi anarkis massa.

“Sedangkan untuk Martoni selaku ‘leader’ dalam hal ini yang dianggap provokator melakukan penghasutan sehingga kawan-kawan terlibat dalam perkara berbeda-beda. Alhamdulillah divonis sembilan bulan dari tuntutan 2,6 tahun karena majelis hakim dalam hal ini memiliki teori-teori hukum yang bisa meringankannya,” ucap Penasihat Hukum 11 orang terdakwa perusakan aset Foresta Lestari Dwikarya, Wandi kepada para awak media.

Baca Juga  Meriahkan Lomba Mancing HUT Bhayangkara ke-79, Kapolres Belitung Strike Ikan Patin

Sedangkan untuk sembilan orang terdakwa yang dituduhkan atas dakwaan merusak aset Foresta Lestari Dwikarya divonis tujuh bulan penjara lebih rendah dari tuntutan sebelumnya yakni 1,5 tahun.

Baca Juga  Waspadai Konflik Sosial Pasca Pilkada 2024 di Kabupaten Belitung TimurĀ 

Sedangkan untuk Sonika dan Resiman atas dakwaan pengeroyokan, untuk Sonika divonis lima bulan dan Resiman divonis enam bulan.

Selanjutnya untuk kasus pembakaran yang dituduhkan oleh JPU kepada terdakwa Romelan majelis hakim di dalam persidangan tidak menemukan fakta-fakta dan bukti sehingga dinyatakan bebas. (Tim)

https://youtu.be/AC4hLJcLIuw?si=ExU5pGz1c6iXjpxv

Share :

Baca Juga

Penghargaan

Belitong Humanities

Bantu Percepatan Penurunan Stunting, Pangkalan TNI AU HAS Hanandjoeddin Terima Penghargaan dari BKKBN RI

Belitong Humanities

Kapolres Belitung Pimpin Apel Perdana Pasca Idul Fitri 1445 Hijriah

Belitong Humanities

Pasca Pengungkapan Mega Korupsi Tata Niaga Timah, Belitung Tak Lagi Seksi di Mata Pendatang

Belitong Humanities

BPN Belitung Paparkan Capaian Program Strategis Sepanjang 2022, Berikut Hasilnya

Belitong Humanities

Isyak Meirobie Hadiahi Sahani Saleh Korek Api, Ini Maknanya
Pencabutan SKT Alter Abadi

Belitong Humanities

Warga Desa Air Seruk Sambut Baik Rekomendasi Pencabutan SKT Alter Abadi

Belitong Humanities

Razia Gabungan Kendaraan dan Muatan di Pelabuhan Tanjung Ru, Ramansyah Rela Manjat Bak Truk
Universitas Tarumanagara

Belitong Humanities

Wabup Belitung Terima Audiensi Civitas Akademika Universitas Tarumanagara