Home / Belitong Health

Jumat, 13 Januari 2023 - 10:58 WIB

Terapkan Pola Gizi Seimbang agar Terhindar dari Stunting

Sumber foto : freepik

Sumber foto : freepik

BelitongToday, Jakarta – Studi Kasus Gizi Indonesia menunjukkan bahwa 24,4 persen anak usia dini Indonesia mengalami kekurangan gizi atau keterbelakangan pada tahun 2021 berdasarkan siaran pers Royco (10 /1),

Ahli Gizi Klinis, dr. Diana Felicia Suganda, M.Kes, Sp.GK mengungkapkan bahwa stunting merupakan salah satu masalah pembangunan terbesar bagi generasi muda Indonesia.

“Orang tua khususnya ibu memiliki peran besar dalam hal ini karena dapat menentukan keseimbangan antara gizi dan kesehatan bagi anak dan diri mereka sendiri sejak dini,” ujar dr. Diana.

Agar masyarakat Indonesia, khususnya anak dan ibu, memiliki pola hidup dan pola makan yang seimbang sehingga dapat terbebas dari rantai stunting.

Memperingati Hari Gizi Nasional pada tanggal 25 Januari, dr. Diana membagikan lima tips untuk memutus mata rantai stunting di Indonesia, yaitu:

  1. Pola Makan Ibu adalah Pola Makan Anak
    Meski stunting bukan masalah genetik, semua wanita Indonesia harus mengikuti pola makan sehat agar tetap sehat.
Baca Juga  Suara Kaum Buruh Belitung di May Day 2025, Margono: Semakin Memprihatinkan!

Makan sehat harus dimulai pada usia remaja dan sebelum menikah.

  1. Penerapan pola makan seimbang
    Perlu diketahui bahwa asupan makanan yang tidak seimbang dapat berdampak buruk bagi kesehatan ibu hamil.

Ada berbagai penyakit bila pola makan tidak seimbang, mulai dari anemia, konstipasi, tekanan darah tinggi, diabetes gestasional dan hiperemesis gravidarum, atau mual muntah berlebihan.

Perlu juga dipahami bahwa wanita terbelakang juga berisiko melahirkan bayi dengan berat lahir rendah (BBLR).

Baca Juga  Former First Lady Hands Over Aid in Air Merbau, Urges People to Maintain National Unity and Harmony

Padahal, saat lahir, bayi juga berisiko tinggi mengalami retardasi pertumbuhan.

  1. Mengolah makanan anak-anak
    Seribu hari pertama kehidupan (HPK) sangat penting, masa ini merupakan masa kritis bagi tumbuh kembang seorang anak.

Sejak hari ke-270 kehamilan hingga usia 2 tahun atau 730 hari, sebaiknya orang tua menjaga pola makan seimbang anaknya dengan Isi Piringku.

  1. Konsultasikan dengan ahli gizi
    Penting agar orang tua berkonsultasi dengan ahli gizi untuk memantau kebutuhan gizi anak dan mencegah pertumbuhan terhambat.

Pada masa kritis 1000 HPK, anak yang mengalami stunting lebih dini (sebelum usia 6 bulan) mengalami stunting yang lebih parah pada usia dua tahun. (Mg2)

https://youtu.be/HknPR4dDkBU

Share :

Baca Juga

Belitong Health

Wabup Belitung Apresiasi Cosmos Serahkan CSR Alkes ke Dinkes

Belitong Health

Realisasi Vaksinasi Covid-19 Dosis Pertama di Belitung Capai 91,05 Persen

Belitong Health

Percepat Target Penurunan Stunting di Babel, Pj Ketua TP PKK Pimpin Rapat Koordinasi
Sekolah

Belitong Health

Tingkatkan Gizi, Siswa di Tiga Sekolah Dasar Beltim Bakal Terima Makanan Tambahan
Manfaat Teh detoks

Belitong Health

Manfaat dan Risiko Konsumsi Teh Detoks untuk Kesehatan Anda

Belitong Health

Manfaat Air Minum untuk Kesehatan Tubuh

Belitong Health

Peran Pemerintah dalam Mendorong PKG untuk Kesehatan Masyarakat di Belitung
Kepala BKKBN RI

Belitong Health

Kepala BKKBN RI Kukuhkan Forkopimda Sebagai Bapak dan Bunda Asuh Anak Stunting (BAAS) Babel