Home / Belitong Humanities

Selasa, 28 Maret 2023 - 12:46 WIB

Terima Kritikan Pedas Soal Pelayanan RSUD Belitung Timur, Direktur: Jika Ada yang Tidak Sesuai Lapor ke Saya

Direktur RSUD Muhammad Zein, Vonny Primasari

Direktur RSUD Muhammad Zein, Vonny Primasari

BelitongToday, Manggar – Direktur RSUD Muhammad Zein, Vonny Primasari, mendapatkan banyak kritikan pedas dari Anggota DPRD dan masyarakat Beltim terkait bobroknya pelayanan RSUD Muhammad Zein, Belitung Timur.

Kritikan tersebut mengenai pelayanan dokter spesialis yang sempat tertunda akibat Tambahan Penghasilan Pegawai (TPP) terancam mendapat pengurangan oleh pemerintah daerah.

Meskipun pihak terkait sempat menyangkal pernyataan mogok kerja tersebut beberapa waktu lalu kepada awak media.

Vonny Primasari akhirnya mengakui bahwa dokter spesialis tersebut sempat mengirim surat untuk tidak melakukan pelayanan poli rawat jalan kepada pasien.

“Pada 10 Maret sebagian besar dokter spesialis bersurat ke saya tidak akan melayani poli rawat jalan dan hanya mau melakukan operasi,” ungkap Vonny saat RDP terkait buruknya pelayanan RSUD Muhammad Zein, Senin (27/3).

Baca Juga  Mantapkan Persiapan Musda IV, PDM Beltim Gelar Muspimda

Untuk mengatasi hal tersebut pelayanan poli rawat jalan yang seharusnya oleh dokter spesialis, dialihkan ke dokter umum di RSUD Muhamad Zein.

“Memang ada beberapa pasien yang tidak bisa mendapat pelayanan karena harus bertemu langsung dengan dokter spesialis,” pungkasnya.

Kendati mogok kerja di pelayanan poli rawat jalan, ia menambahkan, dokter spesialis tersebut tetap melakukan beberapa operasi terhadap pasien.

“Meski begitu mereka tetap melakukan pelayanan operasi terhadap masyarakat walaupun terlambat,” tuturnya.

Penolakan Pasien

Sementara itu, ketika disinggung terkait penolakan pasien oleh LSM Merah Putih, Vonny mengaku tidak tahu telah terjadi hal tersebut.

Baca Juga  Kepala Kejaksaan Negeri Beltim Raih Penghargaan Pemimpin Inspiratif 2024

Oleh karena itu, ia meminta kepada anggota DPRD dan masyarakat untuk melaporkan setiap tindakan dokter atau perawat yang menyalahi SOP.

“Banyak yang saya tidak ketahui tentang yang tindakan kawan-kawan di lapangan. Untuk itu, jika ada yang tidak sesuai segera laporkan biar saya bisa menegurnya,” pungkasnya.

Ia menjelaskan, jika kejadian tersebut sudah lama terjadi seperti yang dilaporkan akan sulit untuk pihaknya menegur dan memperbaikinya.

“Karena itu sudah terjadi dan saya tidak tahu staf saya yang mana yang melanggar aturan. Mengenai pasien yang mendapat penolakan, saya harus tahu dulu karena apa dan bagaimana,” tandasnya. (Mario)

Share :

Baca Juga

Belitong Humanities

Perumnas Serahkan Asetnya ke Pemkab Belitung, Kades APJ Berharap Pembangunan Segera Dilaksanakan

Belitong Humanities

Mahendra Sulaksana Resmi Jabat Kalapas Kelas II B Tanjungpandan

Belitong Humanities

Plh Sekda Belitung Ajak Hapus Diskriminasi Terhadap Penyandang Disabilitas
Forkopimda

Belitong Humanities

Wujudkan Kondusifitas Daerah Jelang Pemilu 2024, Wabup Beltim Hadiri Rakor Forkopimda Babel
Semangat Reformasi

Belitong Humanities

Hadiri Acara Refleksi dan HUT Reformasi ke-25, Sanem Ajak Terus Kobarkan Semangat Reformasi

Belitong Humanities

Ketua FKUB Belitung Sebut BCIF 2024 Mampu Tingkatkan Semangat Toleransi

Belitong Humanities

Kapten Adm Dandi Bayu Setiawan Resmi Jabat Kadispers Lanud H.AS Hanandjoeddin

Belitong Humanities

Orasi Putri Semata Wayang Martoni Kembali Mengiris Hati, Rindu Sosok Ayah yang Kini Mendekam di Penjara