Home / Belitong Environment

Jumat, 5 Januari 2024 - 16:27 WIB

Warga Sempat Keluhkan Bau Busuk, Hasil Uji Kualitas Udara di Badau Masih Aman

Kepala DLH Belitung, Yasa.

Kepala DLH Belitung, Yasa.

BelitongToday, Tanjungpandan – Kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Belitung Yasa menyebutkan hasil Pengujian kualitas udara (ambient) di Desa Badau, Kecamatan Badau yakni masih dibawah ambang batas atau masih aman.

Sebelumnya DLH Belitung melakukan uji kualitas udara di Desa Badau atas permintaan Desa Badau dan Kecamatan Badau. Hal ini menyikapi adanya bau tak sedap yang diduga berasal dari Pabrik Kelapa Sawit (PKS) di Desa Badau.

“Hasil uji untuk pengambilan sampel pada 28 November dengan 14 hari kerja, dan pas keluar hasilnya saat itu, ada beberapa kesibukan baik kami atau pihak desa, jadi baru disampaikan kemarin mengadakan pertemuan dan hasilnya udara ambient masih di bawah batas normal, masih memenuhi baku mutu,” kata Kepala DLH Belitung Yasa, Jumat (5/1).

Baca Juga  Waduh! WPR di Wilayah Damar Hanya 6,7 Hektar, Burhanudin: Sudah Sesuai Usulan

Menurut Yasa, hasil uji laboratorium udara itu disampaikan langsung kepada masyarakat di Desa Badau yang dihadiri oleh Camat Badau Azhari, Kepala Desa Badau Irawan Sumantri, Polsek Badau BPD Badau, perangkat desa dan perwakilan masyarakat.

Walaupun begitu pihak perusahaan tetap akan mengusahakan untuk menghilangkan bau busuk yang menyebar di daerah tersebut dengan mengembangkan mikroba mengurai limbah sehingga tidak terlalu bau.

“Memang prosesnya agak lama (pengembangan mikroba), apalagi dengan cuaca yang seperti ini. Dan juga mikroba itu mendatangkannya dari luar daerah,” sebutnya.

Selain itu, kata Yasa, pihak perusahaan juga sudah pernah menanam tanaman yang dapat meredam bau busuk itu. Akan tetapi, karena cuaca yang cukup kurang bersahabat, menyebabkan tanaman itu tidak tumbuh subur.

Baca Juga  Harga Stabil, Stok Beras di Belitung Capai 688,3 Ton

“Mereka juga sudah menanam bambu peredam bau, tapi karena nanamnya pas musim kemarau, jadi mati. Nah sekarang itu mau dikembalikan lagi,” bebernya.

Kemudian Yasa juga memastikan, DLH Belitung tetap berdiri sacara independen atau tidak memihak kepada pihak manapun untuk menyelesaikan masalah ini.

“Kami tidak pro perusahaan dan tidak pro masyarakat. Kami mengayomi semua. Kita tetap melakukan pengawasan terhadap dan mereka setiap enam bulan sekali melapor kepada kita aktivitas mereka,” tandasnya. (Adoy)

Share :

Baca Juga

Belitong Environment

Pj Gubernur Babel bersama Dirut PT Timah Tbk Panen Raya Bawang Merah di Danau Nujau Beltim
WPR

Belitong Economic and Business

Kabar Gembira, WPR Sudah Disetujui Kementerian ESDM, Kapan Masyarakat Bisa Menambang?
Hari Kesiapsiagaan Bencana

Belitong Environment

Belitung Peringati Hari Kesiapsiagaan Bencana, Wabup Belitung: Semua Harus Saling Peduli
Pelepak Putih

Belitong Environment

Lomba Desa Kabupaten Belitung 2023, Tim Penilai Kunjungi Desa Pelepak Putih
BPBD Belitung

Belitong Environment

BPBD Belitung Bakal Bentuk Relawan Pemadam Kebakaran, Bantu Petugas Damkar Tanggulangi Kebakaran
Sampah Belitung

Belitong Environment

Kerahkan 100 Petugas, DLH Belitung Gerak Cepat, Bersihkan Sampah Pawai Pembangunan Tahun 2023

Belitong Environment

Wisatawan di Belitung Diimbau Terapkan Pola Minim Sampah Selama Libur Lebaran 1447 H
Cuaca Ekstrem

Belitong Environment

KSOP Tanjungpandan Tunda Izin Berlayar Kapal Tertentu, Waspada Cuaca Ekstrem!