Home / Belitong Environment

Selasa, 14 Februari 2023 - 14:21 WIB

Program Sosialisasi Konservasi Laut Efektif Lindungi Laut Belitung

Program sosialisasi Konservasi Laut Efektif (Kolektif) di Kabupaten Belitung.

Program sosialisasi Konservasi Laut Efektif (Kolektif) di Kabupaten Belitung.

BelitongToday, Tanjungpandan – Bupati Belitung, Sahani Saleh, membuka sosialisasi kelompok terumpun program USAID kolektif (konservasi laut efektif) di Hotel Golden Tulip, Selasa (13/2) pagi.

Program USAID Kolektif bertujuan untuk memperkuat perlindungan keanekaragaman hayati laut dengan meningkatkan efektivitas pengelolaan KK.

Terumbu karang, bakau, dan lamun di Indonesia merupakan salah satu habitat laut yang paling penting dan produktif di dunia.

Tetapi pembanguan yang tidak berkelanjutan, eksploitasi berlebihan, praktik penangkapan ikan yang merusak, dan perubahan iklim mengancam habitat penting ini.

Amerika Serikat dan Indonesia bermitra untuk melindungi keanekaragaman hayati laut di Indonesia. Hal tersebut dicapai dengan meningkatkan pengelolaan, fungsi, dan manfaat Kawasan Konservasi (KK).

Baca Juga  Catat Retribusi Pelayanan Persampahan 87 Persen, Bang Jo Optimis Capai Target Hingga Akhir 2025

Program ini akan mengidentifikasi tantangan dan faktor-faktor mendasar yang membatasi efektivitas pengelolaan KK. Juga, berkolaborasi dengan berbagai pihak untuk mengatasi dan mewujudkan pengelolaan KK yang baik.

Sahani menyambut baik kegiatan tersebut karena penting mengingat pembangunan ekonomi erat kaitannya dengan upaya memaksimalkan potensi SDA dan potensi unggulan daerah.

“Semoga kegiatan ini dapat menjadi ajang promosi dalammengangkat potensi dan produk unggulan khas daerah, serta meningkatkan kualitas produk daerah agar bisa terus maju dan berkembang di kancah nasional dan global,” jelasnya.

Baca Juga  Ajak Siswa Mengenal Dunia Jurnalistik, Diskominfo Belitung Gelar "Media Center Goes to School"

Sementara itu, Wawan Ridwan, perwakilan dari USAID Kolektif mengatakan bahwa misi program ini adalah membantu pemerintah Indonesia dari barat ke timur.

Tujuan kegiatan tersebut adalah untuk memperkuat perlindungan keanekaragaman hayati dan memajukan hayati kelautan dengan meningkatkan efektifitas pengelolaan kawasan konservasi.

Kemudian, Direktur Konservasi dan Keanekaragaman Hayati Laut Kementerian Kelautan dan Perikanan, Muhammad Firdaus menyebutkan bahwa Belitung merupakan lokasi pertama yang dikunjungi USAID kolektif dari sebanyak 13 kawasan.

“Semoga bisa memanfaatkan, memaksimalkan dan menggunakannya. Mohon dukungan dari pemerintah agar bisa berjalan baik,” katanya. (Lia)

Share :

Baca Juga

Belitong Environment

Peringati HPSN 2024, DLH Belitung Ajak OPD dan Masyarakat Gelar Aksi Bersih Lingkungan
Kemarau

Belitong Environment

Hadapi Kemarau, Perumdam Pelangi Timur Beltim Pastikan Distribusi Air Bersih untuk Pelanggan Masih Berjalan Lancar
Musim Kemarau Belitung

Belitong Environment

Belitung Masuki Fase Musim Kemarau, BMKG Minta Masyarakat Hemat Air

Belitong Environment

Triwulan I 2024, Volume Sampah di Belitung Capai 4.617 Ton

Belitong Environment

Lahan Persawahan Ditimbun Jadi Perumahan, DPUPR Belitung Temukan Indikasi Pelanggaran
Air Bersih Perumda Tirta Batu Mentas

Belitong Environment

Masuki Musim Kemarau, Perumda Tirta Batu Mentas Pastikan Distribusi Air Bersih Lancar untuk Masyarakat
Yasa Kepala Dinas Lingkungan Hidup Belitung

Belitong Environment

Hari Raya Kurban, DLH Belitung Imbau Masyarakat Tidak Gunakan Kantong Plastik

Belitong Economic and Business

Kunjungi Suak Parak Mangrove Park, Sandiaga Uno Sebut Suguhkan Nuansa Berbeda