Home / Belitong Environment

Selasa, 14 Februari 2023 - 14:21 WIB

Program Sosialisasi Konservasi Laut Efektif Lindungi Laut Belitung

Program sosialisasi Konservasi Laut Efektif (Kolektif) di Kabupaten Belitung.

Program sosialisasi Konservasi Laut Efektif (Kolektif) di Kabupaten Belitung.

BelitongToday, Tanjungpandan – Bupati Belitung, Sahani Saleh, membuka sosialisasi kelompok terumpun program USAID kolektif (konservasi laut efektif) di Hotel Golden Tulip, Selasa (13/2) pagi.

Program USAID Kolektif bertujuan untuk memperkuat perlindungan keanekaragaman hayati laut dengan meningkatkan efektivitas pengelolaan KK.

Terumbu karang, bakau, dan lamun di Indonesia merupakan salah satu habitat laut yang paling penting dan produktif di dunia.

Tetapi pembanguan yang tidak berkelanjutan, eksploitasi berlebihan, praktik penangkapan ikan yang merusak, dan perubahan iklim mengancam habitat penting ini.

Amerika Serikat dan Indonesia bermitra untuk melindungi keanekaragaman hayati laut di Indonesia. Hal tersebut dicapai dengan meningkatkan pengelolaan, fungsi, dan manfaat Kawasan Konservasi (KK).

Baca Juga  Bahas Kampanye Pemilu 2024 di Media Massa, Bawaslu Belitung Undang Awak Media

Program ini akan mengidentifikasi tantangan dan faktor-faktor mendasar yang membatasi efektivitas pengelolaan KK. Juga, berkolaborasi dengan berbagai pihak untuk mengatasi dan mewujudkan pengelolaan KK yang baik.

Sahani menyambut baik kegiatan tersebut karena penting mengingat pembangunan ekonomi erat kaitannya dengan upaya memaksimalkan potensi SDA dan potensi unggulan daerah.

“Semoga kegiatan ini dapat menjadi ajang promosi dalammengangkat potensi dan produk unggulan khas daerah, serta meningkatkan kualitas produk daerah agar bisa terus maju dan berkembang di kancah nasional dan global,” jelasnya.

Baca Juga  Masuki Musim Kemarau, Perumda Tirta Batu Mentas Pastikan Distribusi Air Bersih Lancar untuk Masyarakat

Sementara itu, Wawan Ridwan, perwakilan dari USAID Kolektif mengatakan bahwa misi program ini adalah membantu pemerintah Indonesia dari barat ke timur.

Tujuan kegiatan tersebut adalah untuk memperkuat perlindungan keanekaragaman hayati dan memajukan hayati kelautan dengan meningkatkan efektifitas pengelolaan kawasan konservasi.

Kemudian, Direktur Konservasi dan Keanekaragaman Hayati Laut Kementerian Kelautan dan Perikanan, Muhammad Firdaus menyebutkan bahwa Belitung merupakan lokasi pertama yang dikunjungi USAID kolektif dari sebanyak 13 kawasan.

“Semoga bisa memanfaatkan, memaksimalkan dan menggunakannya. Mohon dukungan dari pemerintah agar bisa berjalan baik,” katanya. (Lia)

Share :

Baca Juga

bersih-bersih

Belitong Environment

Peringati HPSN 2023, DLH Belitung Gelar Aksi Bersih-Bersih Pantai Tanjung Tinggi
TPA Gunung Sadai Terbakar

Belitong Environment

BREAKING NEWS! Satu Hektare Lahan di TPA Gunung Sadai Terbakar, Damkar BPBD Belitung Berhasil Padamkan Api
WPR

Belitong Economic and Business

Kabar Gembira, WPR Sudah Disetujui Kementerian ESDM, Kapan Masyarakat Bisa Menambang?
Rapat Percepatan SBS

Belitong Environment

Masih ada Masalah Buang Air Sembarangan, Wabup Belitung Gelar Rapat Percepatan

Belitong Environment

Hujan Sejak Pagi Hari, BPBD Belitung Sebut Sejumlah Daerah Mulai Terendam Banjir

Belitong Environment

Gelombang Tinggi dan Angin Kencang, BPBD Belitung Imbau Nelayan Tidak Melaut
personel damkar bpbd belitung melakukan pemadaman api yang membakar lahan kering di jalan air saga sebelah hotel bahamas tanjungpandan

Belitong Environment

Lahan Kering di Sebelah Hotel Bahamas Terbakar, Damkar BPBD Belitung Berhasil Padamkan Api

Belitong Environment

Rawan Tumbang dan Membahayakan Keselamatan, FLLAJ Belitung Inisiasikan Penebangan Pohon di Depan BRI Tanjungpandan