Home / Belitong Humanities

Jumat, 10 Maret 2023 - 11:56 WIB

50 UMKM Bakal Meriahkan Event JPJR Belitung Timur 2023

Pelaksanaan JPJR tahun 2022 di Lapangan Yagor Desa Kurnia Jaya

Pelaksanaan JPJR tahun 2022 di Lapangan Yagor Desa Kurnia Jaya

BelitongToday, Manggar – Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar) Kabupaten Belitung Timur mempersiapkan para pelaku Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) untuk memeriahkan event Jelajah Pesona Jalur Rempah (JPJR) tahun 2023.

Kegiatan JPJR sendiri akan berlangsung selama lima hari mulai 2-6 September tahun 2023.

Koordinator event JPJR Belitung Timur 2023, Zulfiandi, kepada BelitongToday mengatakan sebanyak 50 UMKM lokal akan memeriahkan event tersebut.

Jumlah pelaku UMKM yang akan tampil dalam event JPJR 2023 meningkat jika daripada tahun sebelumnya.

“Rencana untuk tahun ini pelaku UMKM ada sekitar 70 lebih, namun karena keterbatasan lokasi, paling kita bisa mengakomodir sebanyak maksimal 50 UMKM” kata Zulfiandi, Jum’at (10/3).

Baca Juga  Persentase Angka Kemiskinan Beltim Tertinggi di Babel, Erwin: Lakukan Aksi yang Lebih Nyata!

Lebih lanjut, ia menjelaskan saat ini pihaknya sedang melakukan pembinaan terhadap UMKM tersebut.

Mereka kami persiapkan untuk tampil dalam ajang JPJR 2023.

“Untuk UMKM, yang pertama kami tekankan itu adalah rempah-rempahnya, karena kuliner ini erat sekali kaitannya dengan rempah-rempah,” jelasnya.

Lebih lanjut, ia menuturkan, masyarakat Belitung Timur telah merasakan dampak positif dari pelaksanaan JPJR yang penyelenggaraannya telah lima tahun ini.

Selain itu, omset para pelaku UMKM yang berpartisipasi dalam ajang JPJR terus mengalami peningkatan.

Baca Juga  Nama Wakil Ketua 1 DPRD Beltim Tidak Masuk dalam Daftar Bacaleg Sementara yang Disampaikan PKS Beltim

“Selama pelaksanaan JPJR tahun 2022 lalu, omset dari seluruh UMKM mencapai Rp400 juta, sementara perputaran uang tembus hingga Rp1,7 milyar,” pungkasnya.

Ia menerangkan, persiapan JPJR yang masuk dalam Kharisma Event Nusantara (KEN) Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Kemenparekraf) RI ini telah dimulai sejak akhir tahun 2022 lalu.

“JPJR ini bukan sekedar event sebenarnya, tetapi lebih ke penguatan ekosistem yang ada di Belitung Timur. Ekosistem ini dalam arti ekosistem budaya, tetapi dampaknya untuk kesejahteraan masyarakat,” tutupnya. (Mg1)

Share :

Baca Juga

Lapas Tanjungpandan

Belitong Humanities

Mengintip Suasana Ramadan di Balik Jeruji Besi Lapas Tanjungpandan
Krematorium Isyak

Belitong Humanities

Isyak Sebut Belitung Butuh Krematorium, Perlu Sosialisasi dan Edukasi yang Komprehensif
Mobil Minibus

Belitong Humanities

Mobil Minibus Hangus Terbakar di Jalan Raya Sijuk, Begini Nasib Sopirnya

Belitong Humanities

Gas Melon di Belitung Langka, Tokoh Masyarakat Ini Sinyalir Ada Permainan Mafia, Desak Bongkar !

Belitong Humanities

62 Calhaj Belitung Bakal Dilepas di Masjid Jamik Al-Mabrur, Bermalam di Pangkalpinang Sebelum Terbang ke Palembang

Belitong Humanities

Guyub dan Rukun, Panjabel Belitung Gelar Halal Bihalal di Tanjungpendam

Belitong Humanities

Pemkab Belitung Luncurkan Program CERDAS 2025, Wujud Komitmen Meningkatkan Akses dan Mutu Pendidikan

Belitong Humanities

Tindaklanjuti Konflik Foresta Lestari Dwikarya dan Masyarakat Tujuh Desa, Pj Bupati Belitung Pimpin Rakor Forkompinda