BelitongToday, Tanjungpandan – Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Kabupaten Belitung menerima sebanyak 114 aduan melalui program Saluran Aspirasi dan Pengaduan (Besadu) sepanjang 2023.
‘Besadu’ merupakan pelayanan pengaduan publik yang dikelola oleh Diskominfo Belitung. Tujuannya adalah untuk menampung dan meneruskan aduan pelayanan publik di Belitung.
“Tahun 2023 ada sebanyak 114 aduan sampai akhir Desember 2023,” kata Kepala Diskominfo Belitung Mohammad Iqbal, Selasa (2/2).
Menurutnya, dari total 114 aduan tersebut, sekitar 95 persen aduan ditindaklanjuti oleh Organisasi Perangkat Daerah (OPD) terkait .
“Aduan yang masuk itu seperti masalah lampu jalan, persampahan, jalan, layanan RSUD Marsidi Judono Belitung dan lain-lainnya,” sebutnya.
Ia menyebutkan, jumlah rekapitulasi aduan melalui program ‘Besadu’ lima tahun terakhir yakni 2019 (411 aduan), 2020 (458 aduan), 2021 (214 aduan), dan 2022 (149 aduan) serta 2023 (114 aduan).
Selain itu, Diskominfo Belitung terus melakukan sosialiasi kepada masyarakat tentang program ‘Besadu’.
“Memang ada penurunan dari tahun ke tahun, kami memang tidak pernah survei tentang itu, tapi mungkin menurun karena pelayanan publik sudah cukup bagus, atau memang masyarakat sudah tidak mau mengadu,” pungkasnya
Ia juga menerangkan, ruang lingkup aduan yakni infrastruktur, pemerintahaan dan layanan publik, kebencanaan, perhubungan, kepegawaian, pariwisata, perlindungan sosial, pendidikan, kesehatan, lingkungan hidup dan teknologi infomasi.
“Pada 2024 kita akan terus sosialisasi program ‘Besadu’ akan gencar disebarluaskan kepada masyarakat,” tandasnya. (Adoy)







