Home / Belitong Humanities

Minggu, 12 Januari 2025 - 15:02 WIB

Gas Melon di Belitung Langka, Tokoh Masyarakat Ini Sinyalir Ada Permainan Mafia, Desak Bongkar !

Tokoh masyarakat Desa Juru Seberang, Tanjungpandan, Darsono alias Matek.

Tokoh masyarakat Desa Juru Seberang, Tanjungpandan, Darsono alias Matek.

BelitongToday, Tanjungpandan – Tokoh masyarakat Desa Juru Seberang Darsono angkat bicara terkait kelangkaan gas elpiji tiga kilogram di Belitung dalam beberapa waktu terakhir.

Menurut Darsono, kelangkaan gas elpiji tiga kilogram di Belitung terdapat keanehan alias kejanggalan.

Ia mensinyalir kelangkaan gas elpiji tiga kilogram di Belitung ada indikasi permainan mafia sehingga modus ini harus dibongkar sampai ke akar-akarnya.

Sebab, Darsono menegaskan bahwa kelangkaan gas elpiji rutin terjadi dengan alibi faktor cuaca buruk sehingga pengiriman gas dari Palembang menggunakan tongkat sering terhambat.

Bahkan masyarakat Desa Juru Seberang sendiri tempat lokasinya berdiri SPPBE juga mengalami kesulitan dalam mendapatkan gas elpiji tiga kilogram.

Baca Juga  H. Masdar Nawawi: Maulid Nabi 1446 Hijriah Momentum Meneladani Nabi Muhammad SAW

Menurutnya lantas apa gunanya SPPBE Juru Seberang jika masyarakat sekitar SPPBE Juru Seberang juga masih kesulitan mendapatkan gas elpiji tiga kilogram.

“Berdasarkan hasil konfirmasi dengan pihak SPPBE Juru Seberang bahwa pengiriman gas elpiji tiga kilogram lancar dan tidak ada kendala,” tegas Darsono, Minggu 12 Desember 2024.

Pertanyaannya adalah apa yang menjadi penyebab kelangkaan gas elpiji tiga kilogram ini, kalau bukan adanya permainan mafia yang berlindung di balik faktor cuaca buruk.

“Ujung-ujungnya adalah masyarakat yang menjadi korban mereka kesulitan mencari gas elpiji tiga kilogram sampai antre panjang,” sebutnya.

Selain itu, lanjut Darsono, gas elpiji tiga kilogram juga dijual di atas Harga Eceran Tertinggi (HET), bahkan ada yang menjualnya mencapai Rp30.000 ribu per tabung.

Baca Juga  Sekda Belitung Targetkan Seleksi JPT Rampung September

Darsono menegaskan, praktik semacam ini tidak bisa dibiarkan karena masyarakat ramai yang menjadi korban.

“Harus ada solusi yang tuntas terhadap permasalahan kelangkaan gas elpiji tiga kilogram yang berulang kali terjadi,” tegasnya.

Darsono juga mengajak untuk membongkar mafia elpiji tiga kilogram di Belitung.

Termasuk dugaan yang menyebutkan adanya aksi pengoplosan gas elpiji tiga kilogram ke gas elpiji 12 kilogram. Hal ini jelas telah melanggar ketentuan dan undang-undang yang berlaku.

“Saya mendesak agar Pertamina dan Polres Belitung turun tangan membongkar praktik mafia elpiji ini,” Desak Darsono. (Nazriel)

Share :

Baca Juga

Belitong Humanities

Dinilai Berkontribusi Besar, Pemkab Belitung Timur Serahkan Penghargaan Bagi 9 Wajib Pajak
Kodim 0414 Belitung

Belitong Humanities

Kodim 0414 Belitung Bagikan Takjil Berbuka Puasa Kepada Masyarakat

Belitong Humanities

APDESI Belitung Minta Tunjangan Gaji ke-13 dan THR
Seleksi

Belitong Humanities

Seleksi JPT Sekda Beltim Masuki Tahapan Assessment Kompetensi
Dies Natalis ke-44 SMP Negeri 2 Tanjungpandan

Belitong Humanities

Bupati Belitung Hadiri Dies Natalis ke-44 SMP Negeri 2 Tanjungpandan, Apresiasi Karya Siswa

Belitong Humanities

Bupati Belitung Temui Massa Demonstrasi Foresta, Beberkan Apa Saja yang Telah Dikerjakan, Sebut Kewenangan Terbatas

Belitong Humanities

Tahun 2024, Pemkab Belitung Usulkan 437 Formasi CASN

Belitong Humanities

Kepala BNNK Belitung: “Jangan Pernah Coba Narkoba!”