Home / Belitong Economic and Business

Rabu, 15 Januari 2025 - 16:54 WIB

Tim Monev Pemda Sidak ke Pangkalan Gas Elpiji 3 Kg di Manggar

Suasana antrean gas elpiji tiga kilogram di wilayah Kota Manggar, Kabupaten Belitung Timur.

Suasana antrean gas elpiji tiga kilogram di wilayah Kota Manggar, Kabupaten Belitung Timur.

BelitongToday, Manggar – Distribusi gas elpiji 3 kilogram dari agen ke pangkalan-pangkalan di Manggar, lancar, namun ada pangkalan yang menaikkan harga di luar Harga Eceran Tertinggi (HET).

Dikatakan Kepala Bagian Perekonomian Pembangunan dan Sumber Daya Alam (Ekbang dan SDA) Setda Kabupaten Beltim Tri Astuti Ramadhani Haliza, pihaknya tidak menemukan masalah berarti dalam proses distribusi gas melon dari agen ke pangkalan-pangkalan di Manggar.

“Kami tidak menemukan masalah distribusi ke pangkalan, supply ke agen dan penyalur sudah sesuai dari pihak Pertamina dan kami selalu melakukan kontrol dalam setiap kali melakukan transaksi gas melon dengan pihak pengelola pangkalan,” ungkap Tri saat melakukan sidak berama tim monev pemda di Penyalur Siti Suratmi Desa Baru, Manggar, Selasa 14 Januari 2025.

Baca Juga  Tim Djoni Alamsyah Ambil Formulir Pencalonan Pilkada 2024 di DPD Nasdem Belitung

Timnya melakukan sidak ke beberapa pangkalan di Manggar karena dalam beberapa pekan terakhir, warga mengeluhkan sulitnya mendapatkan gas elpiji 3 Kilogram.

“Berdasarkan hasil monitoring kami, Selasa (14/1), ketersedian, kebutuhan dan distribusinya, masih normal dan tidak ada kelangkaan,” ujarnya.

Namun demikian, dari hasil monitoring, dijumpai ada pangkalan yang menaikkan harga gas elpiji 3 kg di atas HET.

Ia juga mengingatkan melalui pemberitahuan agar pangkalan tidak menjual gas elpiji 3 kg di luar prosedur yang telah ditetapkan.

“Lapor saja ke kami bila pangkalan jual (gas elpiji 3 kg) di atas HET. HET-nya Rp 18. 350/tabung,” tegas Tri kepada sejumlah warga yang mengantre gas.

Baca Juga  Bank Sumsel Babel Salurkan CSR kepada Pemkab Belitung

Pantauan di pangkalan pangkalan gas elpiji di Kota Manggar, antrean pembeli gas elpiji didominasi warga yang membeli untuk keperluan rumah tangga dan pelaku usaha mikro kecil menengah (UMKM).

Salah satu warga Kecamatan Manggar, mengaku tidak ada kesulitan membeli gas elpiji 3 kg. Saat pembelian harus menunjukkan kartu tanda penduduk (KTP).

“Selama ini gas di sini lancar, harganya Rp 20 ribu per tabung dan saya beli 3 tabung pakai KTP saya, suami dan anak,” ujar Suryati (45). (Angga/Rel)

Share :

Baca Juga

Belitong Economic and Business

Sepanjang 2022, Belitung Ekspor 33 Ton Kerapu ke Hong Kong
Keuangan Indonesia

Belitong Economic and Business

FinanSiap, Ambil Langkah untuk Meningkatkan Literasi Keuangan di Indonesia
Raje Teran

Belitong Economic and Business

Jangkau Pasar Nasional, Raje Teran Belitong Timur Jalin Kerjasama dengan Merek Madu Al Aqso

Belitong Economic and Business

Alhamdulillah! Seluruh Kelurahan dan Desa di Belitung Telah Membentuk Koperasi Merah Putih

Belitong Economic and Business

Jelang Akhir 2022, DKUKMPTK Belitung Bakal Gelar Dua Bazar

Belitong Economic and Business

Dinas PUPR Kabupaten Beltim Akan Lelang 17 Paket Proyek

Belitong Economic and Business

Masyarakat Umum di Belitung Bisa Jual Beras SPHP Bulog, Begini Caranya

Belitong Economic and Business

Pemkab Beltim Dorong Redistribusi Tanah dan Legalisasi Aset Lewat GTRA 2026