BelitongToday, Tanjungpandan – Dinas Koperasi, UKM, Perdagangan dan Tenaga Kerja (DKUKMPTK) Kabupaten Belitung mencatat jumlah transaksi kegiatan Bazar Pusat Jajanan Sriwijaya (Pujaya) tembus Rp 161 juta.
Bazar yang digelar selama empat hari mulai Kamis (24/11) hingga Minggu (27/11),
bertempat di lokasi lahan eks SMEP Belitung, jalan Sriwijaya, Tanjungpandan resmi ditutup, Minggu (2/11) malam.
Kepala Bidang Koperasi dan UKM DKUKMPTK Belitung, Budi Swasta seizin Kepala DKUKMPTK Belitung, Syamsudin, mengatakan jumlah peserta bazar Pujaya sebanyak 55 stand.
Peserta tersebut terdiri dari UKM jenis stand diantaranya kluster makanan Korea dan Jepang empat stand, kluster kopi delapan stand, kluster jajanan kekinian 20 stand, kluster mie dan bakso enam stand, serta kluster makanan nusantara ada 17 stand.
“Selama empat hari, mulai tanggal 24 hingga penutupan akhir pada Minggu malam, 27 November 2022, tercatat omset sekitar Rp161.131.000,” terangnya.
Menurut Budi, transaksi tersebut diperoleh dari peserta UKM pemula sebesar 86 persen dan UKM lama 14 persen.
“Tentunya terlaksana kegiatan ini diharapkan dapat menjadi stimulan bagi UKM pemula karena di era digital ini semua produk bisa dimunculkan dan dipasarkan, manfaatkan kesempatan ini sebaik mungkin,” paparnya.







