Home / Belitong Humanities

Jumat, 12 Juni 2026 - 09:53 WIB

‎Alhamdulillah! 42 Tamu Allah Tiba Kembali di Bumi Laskar Pelangi

42 orang jamaah haji asal Belitung tiba di Bandara Internasional H. AS Hanandjoeddin Belitung usai menunaikan rangkaian ibadah haji di Tanah Suci (BelitongToday/IST- Prokopim Setda Pemkab Belitung)

42 orang jamaah haji asal Belitung tiba di Bandara Internasional H. AS Hanandjoeddin Belitung usai menunaikan rangkaian ibadah haji di Tanah Suci (BelitongToday/IST- Prokopim Setda Pemkab Belitung)

BelitongToday, Tanjungpandan – Deru mesin pesawat Garuda Indonesia yang mendarat mulus di landasan pacu Bandara Internasional H. AS Hanandjoeddin malam itu, Kamis (11/6) pukul 20.30 WIB, menjadi penanda akhir dari sebuah perjalanan spiritual yang panjang.

Bagi 42 jamaah haji asal Kabupaten Belitung, sentuhan roda pesawat pada aspal bandara adalah akhir dari kerinduan mendalam pada kampung halaman, sekaligus awal dari babak baru kehidupan mereka sebagai penyandang gelar ‘Haji’ dan ‘Hajjah’.

‎Suasana di area kedatangan bandara seketika berubah magis. Di bawah temaram lampu malam, guratan lelah di wajah para jamaah yang baru saja menempuh penerbangan transit dari Bandara Depati Amir Pangkalpinang, luruh seketika. Ganti berganti dengan air mata haru dan senyum sumringah saat kaki mereka kembali menginjak tanah Bumi Laskar Pelangi.

Di garda depan penjemputan, Bupati Belitung, Djoni Alamsyah Hidayat, berdiri menyambut. Bukan sekadar sambutan protokoler formal, melainkan sebuah pelukan hangat seorang pemimpin yang lega mendapati warganya kembali dalam keadaan utuh dan sehat walafiat.

Baca Juga  Lina Santi: Kerja Sama Temas Port dan Pelabuhan Tanjung Batu Wujud Partisipasi Pembangunan

“Malam hari ini para jemaah haji dari Kabupaten Belitung dan Belitung Timur bisa kembali tiba dengan selamat dan dalam keadaan sehat walafiat. Semoga apa yang telah ditunaikan di Tanah Suci mendapatkan rida dan rahmat dari Allah SWT,” ujar Djoni dengan nada suara yang sarat akan rasa syukur.

Menjaga “Kemabruran” di Tengah Masyarakat

‎Bagi para jamaah, menunaikan rukun Islam kelima di bawah cuaca terik Makkah dan Madinah adalah ujian fisik dan mental yang luar biasa. Namun, tantangan sesungguhnya justru baru dimulai saat mereka melangkah keluar dari pintu bandara dan kembali ke rumah masing-masing.

Hal ini digarisbawahi dengan menyentuh oleh Plt Kepala Kantor Kementerian Agama Belitung, Fitriatun. Baginya, kepulangan ini bukan sekadar urusan logistik dan transportasi, melainkan kepulangan para “insan baru” yang diharapkan membawa perubahan bagi lingkungan sekitar.

‎”Harapan kami semoga jamaah haji Belitung bisa menjaga kemabruran dari ibadah hajinya,” tutur Fitriatun lembut. “Menjadi lebih baik dalam beribadah maupun dalam bermasyarakat, menjadi insan yang lebih bermanfaat untuk kemaslahatan umat, lebih rendah hati, dan menjadi pengingat serta suri teladan di kehidupan bermasyarakat.”

Baca Juga  Ketua Baznas Belitung Ajak Umat Muslim Tetap Istikamah Beribadah Pasca Ramadhan

‎Pesan Hangat: Lepas Rindu, Lalu Istirahat

Sebelum para jamaah berhamburan ke pelukan keluarga yang sudah menanti di luar pagar bandara dengan sabar, Bupati Djoni menyisipkan satu pesan sederhana namun penuh perhatian. Beliau tahu, setelah berpekan-pekan beribadah dengan intensitas tinggi, fisik para jamaah butuh rehat.

“Pesan saya, setelah melepas rindu dengan keluarga, para jamaah semuanya agar tetap menjaga kesehatan dan memanfaatkan waktu untuk beristirahat yang cukup di rumah masing-masing,” imbau Bupati hangat.

‎Malam semakin larut di Tanjungpandan, namun kehangatan justru baru saja dimulai di rumah-rumah para jamaah. Pelukan erat anak cucu, aroma hidangan rumah yang dirindukan, dan untaian doa yang dipanjatkan bersama menjadi penutup malam yang sempurna. 42 jamaah haji Belitung telah pulang, membawa serta berkah dari Tanah Suci untuk menerangi sudut-sudut pulau mereka. (Nazriel)

Share :

Baca Juga

Selamat Laut Tanjung Rusa

Belitong Humanities

Kagumi Kekompakan Nelayan Desa Tanjung Rusa, Caleg PSI Wyllianto Berharap Tradisi “Selamat Laut” Terus Dilestarikan

Belitong Humanities

Letak Geografis Strategis, BNNK Sebut Belitung Rawan Peredaran Gelap Narkoba
Membalong

Belitong Humanities

Tepat di Hari Pahlawan, Warga Kembali Blokade Akses Foresta, Tuntut Perusahaan Cabut Laporan 11 ‘Pejuang’ Tanah Membalong

Belitong Humanities

PPBI Cabang Belitung Gelar Rakercab 2026, Susun Strategi Majukan Seni Bonsai

Belitong Humanities

Bulan Suci Ramadhan 1446 Hijriah Tiba, Ini Imbauan Kantor Kemenag Belitung!

Belitong Humanities

Pemkab Belitung Gelar Rapat Koordinasi dan Bimbingan Teknis Program Dana BOS 2023

Belitong Humanities

Ini Sosok Kadislog Lanud H.AS Hanandjoeddin yang Baru!

Belitong Humanities

Suling ke-186 di Masjid Al-Muttaqin, Ustaz Beben Sampaikan Manajemen Keuangan Masjid