Home / Belitong Economic and Business

Selasa, 9 Juni 2026 - 08:08 WIB

Bulog Belitung Gencar Salurkan Bantuan Pangan dan Beras SPHP demi Jaga Stabilitas Harga

Foto dokumentasi penyaluran beras SPHP Perum Bulog Cabang Belitung (BelitongToday/IST)

Foto dokumentasi penyaluran beras SPHP Perum Bulog Cabang Belitung (BelitongToday/IST)

BelitongToday, Tanjungpandan – Perum Bulog Cabang Belitung terus memperkuat langkah stabilisasi pangan di wilayahnya. Langkah ini dilakukan melalui percepatan penyaluran Bantuan Pangan Beras serta penggelontoran beras Program Stabilisasi Pasokan dan Harga Pangan (SPHP) ke berbagai pasar rakyat guna menjaga keterjangkauan harga bagi masyarakat.

Pimpinan Cabang Perum Bulog Cabang Belitung, Syahrianza Rahman, menegaskan bahwa pemerintah telah menyiapkan berbagai instrumen strategis untuk mengantisipasi dinamika harga beras di sejumlah daerah.

‎”Salah satu langkah utama yang saat ini dijalankan adalah percepatan distribusi bantuan pangan dan optimalisasi penyaluran beras SPHP ke pasar-pasar rakyat,” ujar Syahrianza di Tanjungpandan, Selasa (9/6/2026).

‎Sampai dengan tanggal 6 Juni 2026, realisasi penyaluran bantuan pangan beras di Pulau Belitung tercatat telah mencapai 98 persen. Bantuan tersebut kini telah diterima oleh 29.662 Penerima Bantuan Pangan (PBP). Syahrianza meyakini, kombinasi bantuan ini akan memberikan dampak langsung dalam memperkuat daya beli masyarakat sekaligus meredam tekanan harga di tingkat konsumen.

Baca Juga  Turnamen Basket 3x3 "Basket Bersama Sunset Vol II" Resmi Digelar di Tanjung Pendam

‎Stok Pangan Dipastikan Aman

‎Masyarakat diimbau untuk tidak panik karena Bulog Belitung memastikan seluruh cadangan beras pemerintah berada dalam kondisi aman. Saat ini, pasokan yang tersedia di gudang Bulog Belitung meliputi:

Beras Medium: 366 ton (ditambah dengan 1.000 ton yang sedang dalam perjalanan) Beras Premium 21 ton, Minyakita 45.000 liter.

‎”Jumlah ini sangat memadai untuk memenuhi kebutuhan program bantuan pangan, SPHP, serta berbagai intervensi pemerintah dalam menjaga stabilitas pasokan dan harga beras,” tambahnya.

Baca Juga  Loka POM Belitung Cek Takjil di Manggar, Ini Hasilnya

‎Perluas Jaringan Distribusi SPHP

Selain memberikan bantuan langsung, Bulog Belitung juga mengoptimalkan distribusi beras SPHP melalui berbagai lini. Saluran resmi yang digunakan mencakup pasar tradisional, kios pangan, Outlet BUMN, Koperasi Desa Merah Putih (KDMP), Gerakan Pangan Murah (GPM), hingga jaringan pengecer yang bermitra dengan pemerintah daerah.

‎Menurut Syahrianza, perluasan jaringan ini penting agar manfaat beras SPHP dengan harga terjangkau dapat dirasakan secara merata oleh masyarakat luas.

‎“Kami mengajak masyarakat untuk tetap tenang karena stok beras dalam kondisi sangat mencukupi. Bulog bersama Badan Pangan Nasional dan seluruh pemangku kepentingan akan terus bekerja memastikan harga beras tetap stabil dan kebutuhan pangan masyarakat terpenuhi,” pungkasnya. (Nazriel)

Share :

Baca Juga

Baznas Belitung

Belitong Economic and Business

Himpun Zakat Fitrah 1444 Hijriah, Baznas Belitung Imbau UPZ Berkoordinasi dengan Pengurus Masjid

Belitong Economic and Business

KTT G20 di Bali Beri Banyak Dampak Positif
Suharso Monoarfa membuka kegiatan ASEAN

Belitong Economic and Business

Suharso Monoarfa Buka Acara ASEAN Blue Economy Forum di Belitung, Sebut Ekonomi Biru Penting di Asia Tenggara
Belitung Ramah Investasi

Belitong Economic and Business

Pemkab Siapkan Belitung Menjadi Kota Ramah Investasi

Belitong Economic and Business

Kesan Bupati Belitung Djoni Alamsyah Saat Naik Kapal Cepat Express Bahari 3 E
J&T Manggar

Belitong Economic and Business

Puluhan Konsumen Protes Karena Tidak Dilayani Saat Mengambil Paket di Kantor J&T Manggar
Peluncuran peta jalan ekonomi biru Indonesia dalam acara ASEAN Blue Economy Forum di Sheraton Belitung

Belitong Economic and Business

Indonesia Luncurkan Peta Jalan Ekonomi Biru 2023-2045
Suparman Kabid Peternakan DKPP Belitung

Belitong Economic and Business

DKPP Belitung Sebut Jumlah Kurban Sapi Meningkat Saat Idul Adha 1444 Hijriah Lalu