BelitongToday, Tanjungpandan – Rencana pemindahan pedagang di kawasan halaman Gedung Nasional Tanjungpandan ke UPTD Kolong Keramik mendapatkan gelombang penolakan dari para pedagang.
Hal ini sangatlah kontradiktif dengan pernyataan Bupati Belitung Djoni Alamsyah Hidayat di sejumlah media beberapa waktu lalu yang mengatakan bahwa rencana relokasi pedagang di halaman Gedung Nasional Tanjungpandan tanpa penolakan.
Sebelumnya Bupati Belitung juga telah melakukan audiensi dengan sejumlah pedagang Gedung Nasional dan sepakat untuk dipindahkan ke Kolong Keramik alasan utamanya adalah Gedung Nasional Tanjungpandan merupakan kawasan Cagar Budaya.
Akan tetapi gelombang penolakan pemindahan pedagang di Halaman Gedung Nasional Tanjungpandan kini muncul.
Bahkan para pedagang yang menolak tersebut pun diinformasikan telah membubuhkan dan menggalang sejumlah tandatangan penolakan terhadap rencana pemindahan.
Salah seorang perwakilan pedagang Gedung Nasional Tanjungpandan, Ruslan membenarkan bahwasannya mayoritas pedagang Gedung Nasional Tanjungpandan menolak untuk dipindahkan ke Kolong Keramik.
”Mau jualan apa di Kolong Keramik sepi seperti itu sangat jauh dengan dengan Gedung Nasional, apakah mau membunuh mata pencaharian kami sebagai pedagang kecil,” jelasnya kepada awak media, Kamis 29 Januari 2026.
![]()







