Home / Belitong Economic and Business / Belitong Environment

Kamis, 20 Oktober 2022 - 17:35 WIB

Cuaca Ekstrem Ganggu Produksi Cabai di Belitung

Kepala Bidang Tanaman Pangan dan Hortikultura DKPP Belitung, Tenny Meireni ditemui di ruang kerjanya, Kamis (20/10) siang

Kepala Bidang Tanaman Pangan dan Hortikultura DKPP Belitung, Tenny Meireni ditemui di ruang kerjanya, Kamis (20/10) siang

BelitongToday, Tanjungpandan – Kepala Bidang Tanaman Pangan dan Hortikultura Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian Belitung, Tenny Meireni mengungkapkan bahwa cuaca ekstrem menjadi tantangan tersendiri bagi para petani cabai di Belitung.

Cuaca ekstrem seperti hujan dengan intensitas yang cukup tinggi kerap menganggu produksi cabai rawit dan cabai keriting petani lokal.

“Salah satunya memang yang menjadi tantangan adalah cuaca ekstrem,” ujarnya kepada BelitongToday.com, Kamis (20/10) siang

Tenny mengungkapkan, cuaca ekstrem seperti hujan lebat yang turun secara terus-menerus berpotensi menimbulkan serangan hama penyakit pada tanaman cabai.

Baca Juga  Siap-siap! Peraturan Upah Minimum akan Ditinjau setelah Perppu Cipta Kerja Terbit

Ia menjelaskan, serangan hama penyakit tersebut berpotensi menurunkan produksivitas tanaman cabai bahkan menyebabkan gagal panen.

“Sehingga sebelumnya kita menargetkan produksi padi dengan jumlah sekian namun karena hal tersebut, produksi berkurang dan terganggu,” tandasnya.

Disampaikannya, selain itu, sebelum memulai budidaya tanaman cabai, petani diharapkan mampu mengolah lahan pertanian dengan baik.

Hal ini tidak terlepas dari kondisi tanah di Belitung memiliki tingkat kadar keasaman tinggi sehingga mesti dilakukan pengolahan agar tanah bisa subur seperti tanah pada umumnya.

Baca Juga  Bulog Belitung Perkuat Stok Pangan di Awal Tahun 2025

“Pengolahan tanah juga harus diperhatikan, kita tahu kondisi tanah di Belitung ini asamnya tinggi sehingga sebelum ditanam memang harus diolah terlebih dahulu,” jelasnya.

Pihaknya menargetkan produksi cabai rawit dan cabai keriting Belitung nanti di tahun 2023 sebanyak 453 ton.

Produksi tersebut diharapkan memenuhi kebutuhan lokal masyarakat terhadap cabai serta mampu mengendalikan inflasi daerah.

“Karena selama ini cabai merupakan salah satu komoditas pertanian di Belitung yang sering menyumbang inflasi,” sebutnya. (azriel)

Share :

Baca Juga

TI Ilegal

Belitong Economic and Business

Satpol PP Belitung Razia TI Ilegal di Perawas, Angkut Empat Mesin ke Mako
Investasi Bodong

Belitong Economic and Business

OJK Ingatkan Masyarakat Waspada Terhadap Investasi Bodong pada Momen Pembagian THR Lebaran
Pantai Tanjung Kelayang Belitung

Belitong Environment

Jaga Kebersihan Destinasi Pantai Tanjung Kelayang, Berikut Cara Unik Kades Keciput

Belitong Economic and Business

‎Pelaku UMKM di Halaman Gedung Nasional Segera Direlokasi ke Kolong Keramik

Belitong Environment

Masuki Fase Peralihan Musim, BPBD Belitung Antisipasi Bencana Hidrometeorologi
tambak udang

Belitong Economic and Business

Pemkab Belitung Timur Bakal Panggil Seluruh Pengusaha Tambak Udang, Ada Apa?
Harga bahan pokok

Belitong Economic and Business

Jelang Imlek, Harga dan Stok Sembako di Tanjungpandan Stabil
hari lingkungan hidup Belitung

Belitong Environment

Peringati Hari Lingkungan Hidup Sedunia, DLH Belitung Bakal Gelar Sejumlah Kegiatan