Home / Belitong Economic and Business

Minggu, 10 Desember 2023 - 10:57 WIB

DKPP Belitung Masyarakat Ajak Tanam Cabai di Pekarangan Rumah

Ilustrasi tanaman cabai rawit.

Ilustrasi tanaman cabai rawit.

Perawatan Ekstra

Kepala Bidang Tanaman Pangan dan Hortikultura DKPP Belitung, Tenny Meireni mengatakan membudidayakan tanaman cabai dikatakan gampang-gampang susah. Selain itu, tanaman cabai membutuhkan perawatan ekstra.

Ia menjelaskan, salah faktor yang memperbaharui pertumbuhan tanaman cabai adalah cuaca. Pasalnya, cuaca Belitung cukup ekstrem dibandingkan daerah lain seperti Pulau Jawa.

Baca Juga  Jelang Idul Adha Harga Kebutuhan di Belitung Timur Stabil

“Hal ini yang memicu atau menyebabkan munculnya hama penyakit,” ungkapnya.

Oleh karena itu, menanam cabai membutuhkan perawatan ekstra. Masyarakat harus senantiasa melakukan pemeliharaan terhadap tanah cabai sejak mulai masa tanam hingga masa panen.

Baca Juga  Keren! Omset Belitung Expo 2024 Tembus Rp1,2 Miliar

“Bukan berarti banyak yang tidak berhasil ada juga program ini yang berhasil dan sekarang menikmati hasilnya,” jelas Tenny. (Nazriel)

Share :

Baca Juga

Belitong Economic and Business

Deretan Saham yang Diperkirakan Naik Pekan Ini, Bisa Jadi Pilihan Konsumen

Belitong Economic and Business

Kenaikan Harga BBM, Direktur Politeknik Belitung Nilai sudah harus jadi Pertimbangan Pemerintah

Belitong Economic and Business

Bupati Belitung Turun Langsung ke SPBU, Sebut Stok BBM Aman, Cuma Ada Anomali, Apa itu?

Belitong Economic and Business

Besaran Zakat Fitrah di Kabupaten Beltim Naik Menjadi Rp37.500
Zakat Belitung

Belitong Economic and Business

Kesadaran ASN Belitung Bayar Zakat ke Baznas Masih Rendah, Baru 16 Persen
Konflik Foresta

Belitong Economic and Business

Lanjutan Konflik Foresta Lestari Dwikarya, Massa Tempuh Jalur Hukum, Martoni: Kami akan Buat Laporan
Pariwisata Belitung

Belitong Economic and Business

Wabup Belitung Ungkap Kenaikan Harga Tiket Pesawat Pukul Pariwisata Belitung

Belitong Economic and Business

Hasil Penilaian Usaha Perkebunan Foresta Lestari Dwikarya Naik Kelas, Kok Bisa?