BelitongToday, Tanjungpandan – Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Belitung meningkatkan kewaspadaan dan secara tegas mengimbau seluruh masyarakat untuk berpartisipasi aktif dalam upaya antisipasi sampah menjelang dan selama musim hujan.
Himbauan ini disampaikan untuk mencegah masalah utama yang sering terjadi, yaitu banjir akibat saluran air tersumbat sampah.
Kepala Bidang Pengelolaan Sampah dan LB3 DLH Belitung, Johandi Agus Saputra, menegaskan bahwa sampah yang menumpuk atau dibuang sembarangan, terutama ke saluran air dan sungai, merupakan pemicu utama genangan air dan banjir.
”Antisipasi sampah saat musim hujan sangat penting untuk mencegah banjir dan menjaga lingkungan tetap sehat. Sampah yang menumpuk atau dibuang sembarangan, terutama ke saluran air, bisa menyumbat aliran air hujan dan menyebabkan genangan,” kata Johandi.
Menurut Johandi, guna memastikan lingkungan Belitung tetap bersih dan bebas banjir, DLH menyampaikan tiga poin utama himbauan kepada seluruh warga yaikni stop buang sampah sembarangan
“Masyarakat diminta untuk disiplin membuang sampah pada tempatnya, dan sama sekali tidak membuang sampah ke selokan, drainase, atau aliran sungai,” jelasnya.
Selain itu, mengajak masyarakat menerapkan, Prinsip 3R yakni Warga diajak untuk mengurangi produksi sampah dengan menerapkan prinsip Reduce, Reuse, Recycle (3R) serta aktif melakukan pemilahan sampah rumah tangga.
DLH secara khusus mengajak seluruh jajaran pemerintah Desa dan Kelurahan untuk menggalakkan kegiatan gotong royong rutin membersihkan lingkungan sekitar dan saluran air.
“Upaya ini sejalan dengan langkah nyata DLH Belitung yang secara rutin telah melakukan pembersihan saluran drainase dan selokan di titik-titik rawan banjir,” sebutnya.
DLH berharap, dengan kesadaran dan partisipasi kolektif dari masyarakat dan pemerintah daerah, masalah sampah penyumbat aliran air dapat diminimalisir, sehingga Kabupaten Belitung dapat terhindar dari bencana banjir. (Adoy)







