Home / Belitong Environment

Sabtu, 8 Agustus 2026 - 09:13 WIB

DLH Belitung Optimistis Lampaui Target Retribusi Sampah 2026, Juli Sudah Tembus 62,94 Persen

Kepala Bidang Pengelolaan Sampah dan Limbah B3 (LB3) DLH Kabupaten Belitung, Johandi Agus Saputra.

Kepala Bidang Pengelolaan Sampah dan Limbah B3 (LB3) DLH Kabupaten Belitung, Johandi Agus Saputra.

Belitong Today, Tanjungpandan – Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Belitung mencatatkan kinerja positif dalam penerimaan Pendapatan Asli Daerah (PAD) dari sektor retribusi pelayanan persampahan dan kebersihan.

Hingga Juli 2026, realisasi retribusi telah mencapai 62,94 persen dari target yang ditetapkan untuk tahun berjalan.

Kepala Bidang Pengelolaan Sampah dan Limbah B3 (LB3) DLH Kabupaten Belitung, Johandi Agus Saputra, mengungkapkan bahwa total penerimaan retribusi hingga semester pertama plus bulan Juli tersebut telah menyentuh angka Rp574.259.000.

Melihat tren positif ini, DLH optimistis dapat merealisasikan penerimaan secara maksimal hingga penutupan tahun pada Desember 2026 mendatang.

Baca Juga  Sijuk Siap Utus Dua Tim di Turnamen Piala Bupati Belitung 2023, Target Pertahankan Juara

“Capaian hingga Juli ini menjadi modal berharga bagi kami. Kami optimistis target penerimaan retribusi pada semester kedua dapat terealisasi secara maksimal, bahkan berpotensi melampaui target tahunan,” ujar Johandi.

Pada tahun 2026, DLH Kabupaten Belitung mematok target penerimaan retribusi pelayanan persampahan sebesar Rp912.430.000. Target ini disusun sebagai tindak lanjut atas arahan Bupati Belitung untuk terus mendongkrak PAD daerah dibandingkan dengan capaian tahun 2025.

Penerimaan retribusi sampah di Kabupaten Belitung diserap dari berbagai sektor wajib retribusi, mulai dari rumah tangga, perkantoran, fasilitas pendidikan, industri, tempat penginapan, pusat perbelanjaan, hingga pembuangan di Tempat Pemrosesan Akhir (TPA).

Baca Juga  Gelar Konsultasi Publik, DLH Belitung Timur Bahas Lima Belas Isu

Berdasarkan data DLH per akhir Juli, sektor Pedagang Kaki Lima (PKL) tercatat menjadi kontributor terbanyak dengan total retribusi mencapai Rp96.784.000. Sebaliknya, penerimaan terendah datang dari kategori hotel berbintang dua yang baru menyumbang Rp2.800.000.

Mengenai operasional di lapangan, Johandi menjelaskan bahwa sistem penarikan retribusi disesuaikan secara fleksibel berdasarkan kategori, baik melalui pembayaran harian maupun bulanan.

Ia mengapresiasi tinggi tingkat kepatuhan masyarakat dan pelaku usaha di Belitung yang membuat proses penagihan berjalan lancar tanpa hambatan berarti. (Adoy)

Share :

Baca Juga

Belitong Environment

Gelombang Tinggi dan Angin Kencang, BPBD Belitung Imbau Nelayan Tidak Melaut

Belitong Environment

Banjir Rob Berpotensi Melanda 20 Wilayah Pesisir Indonesia

Belitong Environment

Wisatawan di Belitung Diimbau Terapkan Pola Minim Sampah Selama Libur Lebaran 1447 H

Belitong Environment

Warga Sempat Keluhkan Bau Busuk, Hasil Uji Kualitas Udara di Badau Masih Aman
Bimtek Kehati

Belitong Environment

DLH Belitung Bersama Peserta Bimtek Pengembangan Taman Kehati Kunjungi Bukit Peramun

Belitong Environment

Selain Desa Wisata Iding-Iding dan Bank Sampah, Berikut Capaian Politeknik Belitung Sepanjang Tahun 2022

Belitong Environment

DLH Belitung Catat Timbunan Sampah Capai 32 ton Perhari
Hujan

Belitong Environment

Hujan Intensitas Tinggi Sejak Subuh, Sejumlah Wilayah di Tanjungpandan Terendam Banjir