Pada pengamanan objek wisata, akses jalan menuju objek wisata jangan sampai terjadi kemacetan dengan menyediakan lokasi parkir dan pengaturan jalur keluar masuk yang baik, serta imbau wisatawan agar mematuhi prokes. Khusus objek wisata alam, siagakan tim tanggap bencana guna mengantisipasi terjadinya bencana alam.
Sedangkan pada pengamanan perayaan malam tahun baru, lakukan pengetatan izin kegiatan keramaian dengan melakukan assesmen bekerjasama dengan penyelenggara dan stakeholder terkait, terutama kegiatan-kegiatan yang melibatkan massa dalam jumlah besar. Hal ini guna mengantisipasi potensi kerumunan yang dapat menimbulkan korban.
Kapolres Belitung Timur AKBP Taufik Noor Isya, SIK kepada awak media mengungkapkan bahwa hari ini pihaknya sudah melaksanakan kegiatan apel gelar pasukan secara serentak seluruh Indonesia dalam rangka operasi pengamanan natal dan tahun baru yang melibatkan unsur unsur stakeholder pemerintahan Kabupaten Belitung Timur
“Pada tahun ini kita akan melaksanakan kegiatan pengamanan dimana Polres Belitung Timur membentuk 4 pos. 1 Pos Pelayanan, 1 Pos terpadu, dan 2 Pos Pam, dimana pos terpadu tersebut gabungan dari unsur terkait yang ada,” ucap Kapolres.
Ia menuturkan, bahwa seluruh personel jajaran tetap melaksanakan kegiatan pengamanan terutama bagi umat kristiani yang akan melaksanakan perayaan Natal tahun 2022 dengan hikmat,” ucap kapolres.
“Kemudian untuk pergantian tahun baru, pihaknya juga akan melaksanakan pengamanan secara maksimal agar semua berjalan dengan lancar, aman, dan tertib agar masyarakat dapat nyaman melaksanakan ibadah Natal dan pergantian tahun 2022 ke 2023,” tutupnya. (rilis)








