Home / Crime in Belitong

Jumat, 25 Agustus 2023 - 15:19 WIB

BREAKING NEWS! Dengan Pengawalan Ketat, Martoni CS Dipindahkan ke Polda Babel

Koordinator lapangan aksi demontrasi PT. Foresta Lestari Dwikarya, Martoni (baju hitam tangan terborgol) tampak mendapatkan pengawalan ketat dari pihak kepolisian berpakaian preman di dermaga pelabuhan Tanjungpandan dalam proses pemindahannya dari sel tahanan Polres Belitung menuju Polda Bangka Belitung. Selain Martoni, sepuluh orang lainnya terduga pelaku pengrusakan PT. Foresta Lestari Dwikarya turut diamankan ke Polda Bangka Belitung menggunakan kapal cepat Express Bahari 3 E, Jumat (25/8) pagi.

Koordinator lapangan aksi demontrasi PT. Foresta Lestari Dwikarya, Martoni (baju hitam tangan terborgol) tampak mendapatkan pengawalan ketat dari pihak kepolisian berpakaian preman di dermaga pelabuhan Tanjungpandan dalam proses pemindahannya dari sel tahanan Polres Belitung menuju Polda Bangka Belitung. Selain Martoni, sepuluh orang lainnya terduga pelaku pengrusakan PT. Foresta Lestari Dwikarya turut diamankan ke Polda Bangka Belitung menggunakan kapal cepat Express Bahari 3 E, Jumat (25/8) pagi.

BelitongToday, Tanjungpandan – Koordinator Lapangan (Korlap) aksi demonstrasi masyarakat tujuh desa terhadap PT. Foresta Lestari Dwikarya, Martoni dipindahkan dari sel tahanan Mapolres Belitung menuju Polda Bangka Belitung, Jumat (25/8) pagi.

Pemindahan Martoni beserta 10 rekannya menuju Polda Bangka Belitung mendapatkan pengawalan ketat dari aparat kepolisian.

Mereka menggunakan kapal cepat penumpang Express Bahari 3E yang bertolak dari pelabuhan Tanjungpandan menuju Pelabuhan Pangkal Balam, Jumat (25/8).

Kabar pemindahan Martoni cs menuju Mapolda Bangka Belitung terkonfirmasi dari Kepala Seksi Humas Polres Belitung, Iptu Bambang SY.

Baca Juga  Polres Belitung Gagalkan Aksi Balap Liar, 30 Kendaraan Diamankan di Polres Belitung

Ia menjelaskan, Martoni beserta sebelas orang lainnya telah pihaknya pindahkan ke Polda Bangka Belitung, Jumat (25/8) pagi.

“Mereka kami bawa ke Polda Babel menggunakan kapal cepat Express Bahari 3 E tadi pagi,” kata Iptu Bambang.

Ia menambahkan, hal ini setelah penyelidikan dan penyidikan atas kejadian pengrusakan dan pembakaran kantor serta aset Foresta Lestari Dwikarya. Kesebelas orang tersebut pindah ke Polda Bangka Belitung.

“Untuk lebih lanjut rekan-rekan bisa melakukan konfirmasi ke Polda Babel,” ujarnya.

Baca Juga  Berjalan Lancar dan Aman, Latihan Jalak Sakti 2023 Kopasgat Resmi Ditutup

Sebagaimana pemberitaan sebelumnya, Martoni beserta rekan-rekannya pihak polisi amankan pada, Kamis (24/8) pukul 02.00 WIB.

Sebelumnya pihak kepolisian telah melayangkan surat pemanggilan terhadap Martoni baik surat pemanggilan yang pertama maupun kedua. Namun Martoni belum memenuhi panggilan tersebut dengan status sebagai saksi atas dugaan tindak pidana pengrusakan dan penghasutan terhadap PT. Foresta Lestari Dwikarya.

Dengan demikian, sebagaimana aturan dan ketentuan, polisi melakukan upaya paksa penjemputan terhadap Martoni beserta rekan-rekannya dan polisi mengamankannya di sel tahanan Polres Belitung. (Tim)

Share :

Baca Juga

Makassar

Crime in Belitong

Dua Remaja di Makassar yang Culik dan Bunuh Bocah 11 Tahun Ingin Menjual Organ Tubuh Korban

Crime in Belitong

Kejaksaan Negeri Belitung Beberkan Data Pengiriman Timah Ilegal dari Belitung, Bikin Syok!

Crime in Belitong

Penasihat Hukum Heran Kapolres Belitung Sebut Belum Terima Surat Permohonan Penangguhan Penahanan
Membunuh

Crime in Belitong

Istri Sambo Heran Tidak Membunuh Siapa pun tetapi Duduk di Kursi Terdakwa

Crime in Belitong

Update Terbaru Kasus Penyelundupan Timah di Selat Nasik, Polda Babel Tetapkan 14 Orang Tersangka

Crime in Belitong

Parah! Istri Bos SPBU di Belitung Ini Pukul Anak Anggota DPRD Belitung, Pihak Keluarga Lapor Polisi
Tipikor Pangkalpinang

Crime in Belitong

PN Tipikor Pangkalpinang Gelar Sidang Perdana Kasus Tipikor Renovasi Gedung Bedah Sentral RSUD Beltim
Sidang

Crime in Belitong

Hakim Tolak Eksepsi 11 Terdakwa Pengrusakan Aset Foresta, Agenda Sidang Berlanjut Pemeriksaan Saksi Pekan Depan