Home / Crime in Belitong

Selasa, 17 Januari 2023 - 15:17 WIB

Fakta Bentrokan Maut di PT GNI Morowali Utara

Sumber foto : Istimewa

Sumber foto : Istimewa

BelitongToday, Jakarta – Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo angkat bicara soal tabrakan maut di PT Gunbuster Nickel Industri (GNI) di Morowali, Sulawesi Tengah, yang menewaskan dua orang.

Listyo memastikan pemberitaan tentang tenaga kerja asing (TKA) yang sebelumnya menganiaya tenaga kerja Indonesia (TKI) dan informasi perampokan adalah tidak benar.

Begini fakta bentrokan maut di PT GNI Morowali yang disampaikan Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo.

Dimulai dari mogok kerja

Listyo mengatakan, bentrokan terjadi setelah seruan mogok sehingga menimbulkan pro dan kontra di antara pekerja PT GNI.

Selain itu, Listyo menyebut ada beberapa persoalan hukum ketenagakerjaan antara perusahaan dan karyawan yang masih dalam tahap negosiasi.

Baca Juga  Kapolres Beltim Pantau Proses Sortir dan Lipat Surat Suara Pilkada 2024

“Hal itu dipicu karena ada provokasi yang bersumber dari seruan mogok kerja dan rangkaian acara yang terkait dengan urusan perindustrian yang sedang dirundingkan saat itu,” ujarnya dalam jumpa pers, Senin (16/1).

Tak ada Penyerangan TKI oleh TKA

Listyo memastikan pemberitaan tentang tenaga kerja asing (TKA) yang sebelumnya menganiaya tenaga kerja Indonesia (TKI) dan informasi penjarahan tidak benar.

Total pegawai TKA 1.300 orang

Listyo mengatakan, jumlah TKA yang bekerja di PT GNI hanya 1.300 orang. Ia mengklaim semua TKA memiliki keterampilan teknis dan tugasnya adalah menyampaikan informasi kepada TKI yang memiliki total 11.000 pegawai.

Baca Juga  Istri Sambo Heran Tidak Membunuh Siapa pun tetapi Duduk di Kursi Terdakwa

17 karyawan dicurigai, 71 ditangkap

Menyusul bentrokan maut itu, Listyo mengatakan polisi langsung menangkap 71 pegawai yang diduga ikut serta dalam perusakan tersebut. Dari total pelaku, 17 di antaranya telah ditetapkan sebagai tersangka.

Beberapa pelaku perusakan sudah ditangkap sekitar 71 orang dan 17 orang saat ini berstatus tersangka. Listyo akan menindak tegas para pelaku perusakan. Ia berharap aksi serupa tidak terulang lagi. (Mg2)

https://youtu.be/HknPR4dDkBU

Share :

Baca Juga

Minuman Keras

Crime in Belitong

Ketahuan Jualan Minuman Keras Saat Ramadan, Pria Ini Digelandang ke Mapolres Beltim, Terbongkar Gegara Ini

Crime in Belitong

Bacakan Eksepsi, Penasihat Hukum Martoni Cs Merasa Keberatan dengan Dakwaan Jaksa, Sebut Perkara Semacam Dipaksakan
Juru Seberang

Crime in Belitong

Cari Jalan Terbaik, KPHL Belantu Mendanau Gelar Pertemuan di Kantor Desa Juru Seberang, Bahas Persoalan Tambang di Kawasan HL
Penasihat Hukum martoni

Crime in Belitong

Martoni Belum Dipindahkan ke Belitung, Penasihat Hukum Tersangka Pengrusakan Aset Foresta Kecewa

Crime in Belitong

Janda Tiga Anak di Belitung Ini Tergiur Bayaran Mengedarkan Sabu

Crime in Belitong

Kejaksaan Negeri Belitung Beberkan Data Pengiriman Timah Ilegal dari Belitung, Bikin Syok!
Ferdy sambo seumur hidup

Crime in Belitong

Ferdy Sambo dijerat pidana penjara seumur hidup atas pembunuhan Brigadir J

Crime in Belitong

Banyak Pelaku Pasang Badan, Ini Alasan Pemodal Aksi Penyelundupan Timah Urung Tertangkap