Home / Crime in Belitong

Rabu, 22 Mei 2024 - 19:24 WIB

Pengurus Panti Asuhan di Belitung Ini Setubuhi Anak Asuhnya Sendiri, Korban Diimingi Uang Rp100 Ribu

BS (53) seorang pengurus panti asuhan di Tanjungpandan yang merupakan pelaku persetubuhan anak di bawah umur.

BS (53) seorang pengurus panti asuhan di Tanjungpandan yang merupakan pelaku persetubuhan anak di bawah umur.

BelitongToday, Tanjungpandan – Polres Belitung meringkus, BS (53) seorang pengurus panti asuhan pelaku persetubuhan terhadap anak asuhnya sendiri yang masih berada di bawah umur.

Pelaku diketahui telah melakukan aksi keji tersebut sejak 2022 sampai Mei 2024.

Lokasi Tempat Kejadian Perkara (TKP) aksi persetubuhan ini di salah satu panti asuhan di Tanjungpandan.

“Bukan pondok pesantren, karena ada beredar kabar terjadi di sebuah pondok pesantren,” kata Kasat Reskrim Polres Belitung, AKP Deki Marizaldi dalam acara konferensi pers di Mapolres Belitung, Rabu 22 Mei 2024.

Menurut AKP Deki, pelaku BS (53) diketahui melakukan aksi bejatnya tersebut secara berulang kali. Kejadian tersebut dilakukan sekitar pukul 01.00 WIB.

“Aksinya dilakukan hingga tengah malam sampai korban lupa telah beberapa kali,” ungkapnya.

Kejadian ini terungkap dari laporan masyarakat kepada UPT Perlindungan Perempuan dan Anak Dinas Sosial Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (DSPPPA) Belitung.
Anak tersebut merasa trauma dan lari ke rumah warga di sekitar panti asuhan.

Baca Juga  Lagi, Satpol PP Belitung Ciduk Pengguna Kratom

“Korban ke salah satu rumah warga dan warga langsung melaporkan kejadian tersebut ke unit Perempuan Perlindungan Anak (PPA) Dinsos Belitung dan selanjutnya melapor ke Polres Belitung,” jelasnya.

Kejadian itu terjadi pada saat korban sedang tidur di kamar putri panti asuhan, kemudian salah satu pengurus panti asuhan memintanya pindah ke kamar belakang.

“Saat sedang tertidur pulas korban merasakan wajah dan kepalanya ditutup sebuah bantal dengan secara paksa lalu disetubuhi,”. imbuhnya.

Setelah selesai melakukan aksinya, pelaku mengancam korban untuk tidak menceritakan kejadian tersebut kepada siapapun.

Hasil Visum Ditemukan Luka Sobek dan Robek

Sementara itu, dari hasil visum di RSUD Marsidi Judono Belitung ditemukan luka robek dan lecet pada alat kelamin korban.

Baca Juga  Inspecting Cold Storage, Uzbekistan Ambassador Visits Tanjungpandan Fishing Port

Untuk melancarkan aksinya korban mengiming-imingi oleh pelaku dengan memberikan uang Rp100 ribu.

“Atas kejadian yang berulang-ulang kali tersebut korban merasa trauma dan melarikan diri dari panti asuhan tersebut,” imbuhnya.

Terancam 15 Tahun Penjara

Akibat perbuatan tersebut, pelaku dijerat Pasal 81 Ayat (1) Undang-Undang (UU) Nomor 17 Tahun 2016 tentang Penetapan Peraturan Pemerintah Pengganti Undang-Undang Nomor 1 Tahun 2016 Tentang Perubahan Kedua Atas Undang-Undang Nomor 23 Tahun 2002 Tentang Perlindungan Anak Dan/Atau Pasal 81 Ayat (2) Undang-undang (UU) Nomor 17 Tahun 2016 tentang Penetapan Peraturan Pemerintah Pengganti Undang-Undang Nomor 1 Tahun 2016 Tentang Perubahan Kedua Atas Undang-Undang Nomor 23 Tahun 2002 Tentang Perlindungan Anak.

“Ancaman hukuman terhadap pelaku adalah maksimal 15 tahun kurungan penjara,” tegas AKP Deki Marizaldi. (Nazriel)

Share :

Baca Juga

Crime in Belitong

Parah! Istri Bos SPBU di Belitung Ini Pukul Anak Anggota DPRD Belitung, Pihak Keluarga Lapor Polisi
Barang Bukti

Crime in Belitong

Kejaksaan Negeri Belitung Timur Musnahkan Barang Bukti Berkekuatan Hukum Tetap
Kasus pembunuhan

Crime in Belitong

Membunuh untuk Menjual Ginjal Korban Tidak Masuk Akal, Ini Kata Dokter
Martoni Polda Bangka Belitung

Crime in Belitong

BREAKING NEWS! Dengan Pengawalan Ketat, Martoni CS Dipindahkan ke Polda Babel
Zulfani Pasha

Crime in Belitong

Hasil Tes Urine Zulfani “Ikal” Negatif Narkotika, Namun Mengaku Pernah Gunakan Ini
Oknum ASN

Crime in Belitong

Santer Kabar Oknum ASN Belitung Terciduk Ngamar di Hotel, Begini Tanggapan Bupati Belitung
Penipuan

Crime in Belitong

Polres Beltim Bekuk Dua Pelaku Penipuan dengan Modus Penjualan Obat

Crime in Belitong

Zulfani, Pemeran Ikal di Film Laskar Pelangi, Diamankan Polisi, Ini Kasusnya