BelitongToday, Jakarta– Beberapa daerah di Indonesia akhir-akhir ini sering diguncang gempa. Dari bagian Barat Indonesia hingga bagian Timur Indonesia. Berbicara mengenai gempa bumi yang sering terjadi di wilayah tertentu di Indonesia, merupakan fenomena alam yang sudah diprediksi sejak lama.
Memang, geografi Kepulauan Indonesia sendiri terletak di dalam lingkaran api.
Selain itu, Indonesia memiliki banyak garis patahan stratigrafi melintang yang membuatnya rawan gempa dan tsunami.
Gempa bumi yang sering terjadi di Indonesia juga terkait dengan aktivitas seismik sesar aktif.
Sesar aktif apa saja yang tersebar di banyak wilayah Indonesia? Berikut penjelasan BMKG.
- Sesar Semangko
Sesar melintang ini diketahui memiliki panjang 1.900 km. Patahan Semangko memanjang dari sisi barat Pulau Sumatera.
- Sesar Mentawai
Sesar Mentawai merupakan sesar dorong yang memanjang. Sesar ini terletak di Kepulauan Mentawai dan memanjang dari Utara ke Selatan dengan panjang lebih dari 1000 km.
- Sesar Cimandiri
Sesar Cimandiri awalnya diduga sebagai penyebab gempa Cianjur di Jawa Barat beberapa waktu lalu.
- Sesar Lembang
Sesar Lembang memiliki panjang 20 km. Sesar Lembang membentang dari pegunungan Batu Lembang hingga Padalarang.
- Sesar Opak
Sesar Opak merupakan sesar naik yang memanjang dari Dataran Tinggi Wonosari hingga Yogyakarta.
- Sesar Kambing
Sesar Kambing juga merupakan sesar bertingkat tinggi yang membelah kawasan Pulau Kambing. Sesar ini penyebab Gempa Situbondo beberapa waktu lalu.
- Sesar Palu Koro
Tepatnya, Sesar Palu Koro merupakan jenis sesar mendatar yang membelah Pulau Sulawesi, mulai dari Teluk Palu hingga Lembah Bone.
- Sesar Palu Koro
Sesar Palu Koro yang kedua juga datar. Sesar ini terbentuk setelah tumbukan lempeng Indo-Australia dan lempeng Pasifik.
Tentu saja, keberadaan sesar aktif yang membentang melalui wilayah-wilayah tersebut semakin memperjelas bahwa kepulauan Indonesia sangat rawan bencana alam. Maka sebaiknya anda berhati-hati. (Mg2)







