Home / Belitong Economic and Business

Kamis, 13 Juli 2023 - 16:57 WIB

Kondisi Kelistrikan di Belitung Surplus, Ini Jumlah Beban Puncak Listrik di Belitung

Kondisi ruang kontrol PLTU Suge di Desa Pegantungan, Kecamatan Badau.

Kondisi ruang kontrol PLTU Suge di Desa Pegantungan, Kecamatan Badau.

BelitongToday, Tanjungpandan – Senior Manager Niaga dan Manajemen Pelanggan PLN Unit Induk Wilayah Bangka Belitung, Mustafrizal menjelaskan bahwa kondisi kelistrikan di Pulau Belitung saat ini dalam keadaan surplus.

Ia menjelaskan, daya mampu listrik di Pulau Belitung mencapai 79 MW dari total beban puncak sebesar 52 hingga 54 MW.

Ia memaparkan, kondisi kelistrikan di Belitung mendapat pasokan dari Pembangkit Listrik Tenaga Uap (PLTU) Suge, Desa Pegantungan, Kecamatan Badau. Pembangkit ini merupakan pembangkit terbesar di Pulau Belitung.

“Jadi Pembangkit di Suge itu memang terbesar di Belitung dan sisanya ada di beberapa tempat seperti Pilang, Manggar, dan lain-lainnya,” kata Mustafrizal saat mengajak wartawan mengunjungi pusat pembangkit listrik di Pulau Belitung, Rabu (12/7) kemarin.

Baca Juga  Hari Ini Tim Verifikasi HGU Foresta Lestari Dwikarya Mulai Bekerja, Ukur Ulang Titik Koordinat Kebun yang Diduga Bermasalah

Menurutnya, daya sebesar 79 MW tersebut berasal dari dua unit pembangkit yang ada di Desa Suge, Kabupaten Belitung. Dan beberapa pembangkit kecil lainnya yang tersebar di Pulau Belitung.

Sementara itu, Supervisor Kontrol PLTU Suge, Kardo Tambunan mengatakan, untuk di wilayah Suge ini terdapat tiga pembangkit dengan daya sebesar 58 MW. Yaitu, PLTG MPP Suge dengan daya sebesar 25 MW dan PLTU Suge sebesar 2×16,5MW.

Sedangkan sisa 21 MW dihasilkan dari pembangkit kecil lainnya yang tersebar di Belitung.

“Untuk saat ini, sisa daya listrik yang tersedia di Belitung sekitar 26 MW. Atau, 32 persen dari total daya mampu,” katanya.

Baca Juga  Lampaui Target, PAD Dinas Perikanan Belitung Tahun 2025 Tembus Rp743 Juta

Cuaca Menjadi Kendala

Kardo mengungkapkan, yang biasa menjadi kendala pada PLTU, selain dari peralatan utama, juga kendala cuaca dan lain-lainnya.

“Untuk penanganan plugging batubara yang lembab bisa kami kerjakan sekitar 2 sampai 3 jam hingga pembakaran lancar kembali. Sedangkan jika terjadi kendala suplai dari coal yard ke coal bunker batu bara, harus koordinasi ke pengatur jaringan. Hal ini untuk penurunan beban mesin hingga setengah kapasitas sekitar 2 hingga 3 jam,” katanya.

Total pelanggan yang ada di Pulau Belitung saat ini mencapai 121 ribu pelanggan, di mana 1.300 pelanggan masih menggunakan pascabayar.

“Untuk konsumen rumah tangga masih yang terbanyak, yaitu 90 persen dari total pelanggan,” tandasnya. (Adoy)

https://youtu.be/_nYigksRdCs

Share :

Baca Juga

Sandiaga Uno

Belitong Economic and Business

Belasan Ribu Masyarakat Ikuti Belitung City Walk Street Carnival Bareng Menteri Sandiaga Uno
Peluncuran peta jalan ekonomi biru Indonesia dalam acara ASEAN Blue Economy Forum di Sheraton Belitung

Belitong Economic and Business

Indonesia Luncurkan Peta Jalan Ekonomi Biru 2023-2045
HW Club Belitung Timur

Belitong Economic and Business

Tawarkan Dua Solusi, Pemkab Belitung Timur Berikan Peringatan Kepada HW Club
Pelatihan UMKM Belitung Timur

Belitong Economic and Business

Tingkatkan Produk Penjualan UMKM, BPVP Belitung Gelar Pelatihan di Belitung Timur
Produk UMKM Belitung Timur Tangerang Selatan

Belitong Economic and Business

Tingkatkan Penjualan, Pemkab Belitung Timur Pasarkan Produk UMKM di Tangerang Selatan

Belitong Economic and Business

Perum Bulog Belitung Pastikan Stok Beras Cukup Tiga Bulan Mendatang
Pariwisata Belitung

Belitong Economic and Business

Wabup Belitung Ungkap Kenaikan Harga Tiket Pesawat Pukul Pariwisata Belitung
Hari Koperasi Nasional

Belitong Economic and Business

Pemkab Belitung Peringati Hari Koperasi Nasional Ke-76, Sanem Bacakan Sambutan Menteri Teten Masduki