Home / Belitong Economic and Business

Senin, 19 September 2022 - 12:36 WIB

Pasca Kenaikan BBM Subsidi, Harga Bapok di Belitung Stabil

Dokumentasi Bupati Belitung ketika meninjau harga bahan kebutuhan pokok di pasar induk Tanjungpandan

Dokumentasi Bupati Belitung ketika meninjau harga bahan kebutuhan pokok di pasar induk Tanjungpandan

BelitongToday, Tanjungpandan- Setelah pemerintah resmi melakukan penyesuaian terhadap harga Bahan Bakar Minyak (BBM) subsidi beberapa waktu lalu harga bahan pokok di sejumlah pasar tradisional Tanjungpandan seperti pasar Hatta dan pasar induk terpantau stabil.

Dinas Koperasi UKM Perdagangan dan Tenaga Kerja (DKUKMPTK) Belitung, menyebutkan harga bahan pokok tersebut stabil karena stok di tingkat distributor masih mencukupi.

“Berdasarkan hasil pemantauan dan rekapitulasi harga bahan pokok di pasar tradisional Tanjungpandan stabil,” ucap Kepala Bidang Usaha Perdagangan DKUKMPTK Belitung, Rita Yuliani, Senin (19/9).

Rita menyebutkan, memang tercatat sejumlah komoditi mengalami yang kenaikan namun masih dalam batas normal.

Baca Juga  Pemkab Belitung Optimis Nilai Investasi Tahun 2023 Meningkat

“Kenaikan harga terjadi sejumlah komoditi bumbu dapur seperti cabai, bawang merah dan lain sebagainya,” tandasnya.

Rita menambahkan, kenaikan harga tersebut dipicu karena sebagian besar komoditi tersebut dipasok dari luar daerah.

“Sehingga ketika pemerintah memberlakukan penyesuaian harga BBM subsidi, pihak pemasok juga melakukan penyesuaian terhadap biaya transportasi,” pungkasnya.

Rita menyebutkan, harga beras medium dijual Rp11.500 per kilogram, beras premium Rp12.500 per kilogram, daging ayam broiler Rp44 ribu per kilogram, daging sapi murni dijual Rp160 ribu per kilogram, dan telur ayam ras Rp32 ribu per kilogram.

Kemudian harga bawang merah dijual Rp47.500 per kilogram, bawang putih Rp31.500 per kilogram, cabai merah besar Rp50 ribu per kilogram, cabai merah keriting Rp100 ribu per kilogram, cabai rawit hijau Rp80 ribu per kilogram, dan cabai rawit merah Rp70 ribu per kilogram.

Baca Juga  Status Lahan Eks PT Timah Clear, Pemkab Belitung Siap Tancap Gas Kembangkan Kawasan Wisata Tanjungpendam

“Harga minyak goreng kemasan bermerek dijual Rp16 ribu dan harga gula pasir premium Rp14.250 per kilogram,” sebutnya.

Rita mengungkapkan, pihaknya terus mengoptimalkan pengawasan terhadap harga-harga bahan pokok di sejumlah pasar tradisional setempat guna memantau stabilitas harga pangan setempat.

“Hasil pemantauan juga kami laporkan kepada pemerintah daerah, pemerintah provinsi, Bank Indonesia perwakilan Bangka Belitung dan Kementerian Perdagangan,” jelasnya.

Share :

Baca Juga

Kegiatan pasar murah yang digelar oleh Badan Pangan Nasional (BPN) di halaman Gedung Nasional, Tanjungpandan

Belitong Economic and Business

Badan Pangan Nasional Gelar Pasar Murah di Belitung, Wabup: Langkah Bagus Tekan Inflasi
Pasar Induk Tanjungpandan

Belitong Economic and Business

Sambut Imlek 2022, Harga Bahan Pokok di Pasar Induk Tanjungpandan Normal

Belitong Economic and Business

Ratusan Massa Kembali Geruduk Kantor Bupati Belitung, Tuntut Penyelesaian Polemik Foresta, Minta Sanem Keluar
Hewan Kurban beltim

Belitong Economic and Business

Pemkab Beltim Perkirakan Kebutuhan Hewan Kurban Tahun Ini Meningkat, Sapi 399 Ekor dan Kambing 592 Ekor
UMKM belitung timur

Belitong Economic and Business

Pemkab Belitung Timur Latih 40 Pelaku UMKM Pasarkan Produk Secara Digital
Bazar Belitung

Belitong Economic and Business

Sambut Lebaran, PLUT KUKM Belitung Gelar Bazar, Jual Produk UMKM Lokal

Belitong Economic and Business

Peserta Seleksi Direktur BUMD Belitong Mandiri Sampaikan Makalah Rencana Bisnis

Belitong Economic and Business

Buka Musyawarah Nasional Mahasiswa Belitong, Bupati Beltim Sebut Pulau Belitung Banyak Mafia Timah