Home / Belitong Economic and Business

Kamis, 10 September 2026 - 18:32 WIB

‎Pengerit di SPBU Waktunya Diatur, Djoni Alamsyah Beri Waktu 3 Hari Benahi Penyaluran BBM

Foto dokumentasi rapat penyaluran BBM di Kabupaten Belitung (BelitongToday/IST-Diskominfo Belitung)

Foto dokumentasi rapat penyaluran BBM di Kabupaten Belitung (BelitongToday/IST-Diskominfo Belitung)

BelitongToday, Tanjungpandan – Bupati Belitung, Djoni Alamsyah, memberikan ultimatum tegas selama tiga hari kepada PT Pertamina Patra Niaga dan para pengelola Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU) di wilayahnya untuk membenahi sistem penyaluran Bahan Bakar Minyak (BBM).

‎Kebijakan utama yang didorong adalah pengaturan waktu khusus bagi pengerit guna mengatasi praktik pembelian berulang.

‎Pernyataan tersebut disampaikan Bupati Djoni dalam rapat koordinasi bersama pihak Pertamina dan pengelola SPBU di Ruang Rapat Bupati Belitung, Rabu (9/9/2026) kemarin.

‎Ia menekankan pentingnya kolaborasi dan tindakan nyata tanpa saling menyalahkan guna meredam keresahan warga.

Baca Juga  Kondisi Terkini di Jalan Masuk PT. Foresta Lestari Dwikarya, Warga Terlihat Berjaga

‎”Kalau memang ditemukan pelanggaran, tentu harus ada tindakan sesuai aturan. Kami minta Pertamina tegas memberikan sanksi bagi SPBU yang bermain,” tegas Djoni Alamsyah.

‎Sebagai solusi cepat di lapangan pemerintah daerah menginstruksikan tiga poin utama perbaikan yang wajib segera direalisasikan yakni pengaturan waktu pengerit, SPBU diwajibkan membuat simulasi pengaturan waktu pelayanan dengan membedakan jam operasional antara konsumen umum dan kelompok pengerit demi menghindari penumpukan dan penyalahgunaan.

‎Selanjutnya keseragaman jam penjualan BBM jenis Pertalite di seluruh SPBU harus diberlakukan secara serentak untuk menutup celah kendaraan mengisi bahan bakar secara berulang di SPBU berbeda.

Baca Juga  Masyarakat Umum di Belitung Bisa Jual Beras SPHP Bulog, Begini Caranya

Kemudian Pertamina diminta mempertimbangkan penambahan pasokan di SPBU yang memiliki tingkat kebutuhan tinggi, dari yang mulanya sekitar 8.000 liter ditingkatkan menjadi 16.000 liter.

‎Menanggapi instruksi tersebut, Sales Branch Manager (SBM) PT Pertamina Patra Niaga Wilayah Belitung, Rafli Alhaq, menyatakan kesiapannya untuk memperketat pengawasan aktivitas penyaluran di seluruh SPBU demi mencegah terjadinya kecurangan dan memastikan distribusi berjalan tepat sasaran. (Nazriel Semesta/Rel)

Share :

Baca Juga

Pelatihan UMKM Belitung Timur

Belitong Economic and Business

Tingkatkan Produk Penjualan UMKM, BPVP Belitung Gelar Pelatihan di Belitung Timur

Belitong Economic and Business

Burhanudin Ajak Masyarakat Gunakan Produk Lokal

Belitong Economic and Business

Hakim Sebut Kesalahan Fatal Pemerintah, Intervensi Pasar Membuat Minyak Gorang Langka

Belitong Economic and Business

Pasar Hatta Belitung Resmi menjadi Pasar SIAP QRIS, Dorong Penggunaan Transaksi Digital

Belitong Economic and Business

Distribusi Air Terganggu, PDAM Tirta Batu Mentas Minta Maaf dan Siapkan Layanan Tangki
THR Belitung

Belitong Economic and Business

Pemkab Belitung Imbau Perusahaan Bayar THR Tepat Waktu

Belitong Economic and Business

Pemkab Beltim Bakal Tata Ulang Keberadaan ‘Meja Goyang’, Ada Apa?

Belitong Economic and Business

Setelah 22 Tahun, Kini Bioskop Kembali Hadir di Belitung, Menparekraf Sandiaga Uno Hadir Meresmikan