Pantun Bunga Teruntum
Selain itu, sisi fenomenal lainnya dari sosok Sahani Saleh adalah piawai berpantun. Sebagai masyarakat Melayu Belitung, Sanem kerap melantunkan pantun ketika mengawali sambutan.
Namun tak banyak koleksi pantun yang dimilikinya. Hanya beberapa pantun dan melekat diingatkan masyarakat, salah satunya pantun bunga Teruntum (Lumnitzera).
“Bunga Teruntum tumbuh di atas batu, Assalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh”.
Wakil Bupati Belitung periode 2018-2023 Isyak Meirobie ikut menimpali, pantun bunga Teruntum akan dirindukan oleh masyarakat Belitung.
“Semua akan merindukan bapak (Sahani Saleh) tak ada lagi kalimat bunga Teruntum di atas batu, atau jalan-jalan sewaktu malam, malam-malam banyak hantu. Tapi saya percaya banyak yang akan meniru dan merindukan itu semua. Termasuk sapaan ‘Tuk Lanun’, legacy itu akan diingat sebagai kekhasan seorang Sanem,” ucap Isyak Meirobie dalam sambutan perpisahannya kepada masyarakat, Minggu (31/12).
Terimakasih Pak Sanem atas dedikasinya selama ini. Selamat berkumpul bersama keluarga tercinta. (Nazriel)







